Jakarta - PERBASI DKI Jakarta masa bakti 2022-2026 menggelar rapat kerja (raker) dengan Pengurus Kota Administrasi (Pengkot) dan Pengurus Kabupaten (Pengkab) PERBASI se-DKI Jakarta.
Pada raker tersebut, hadir ketua umum tiap Pengkot/Pengkab mulai dari Ahmed Ferdy Zain (Jakarta Selatan, Halimin (Jakarta Utara), Jimmy Mantik (Jakarta Pusat), Septy Angelia (Jakarta Timur), Wendijanto (Jakarta Barat), dan Reza Anugrah yang baru terpilih menjadi Ketua Umum Pengkab Kepulauan Seribu.
Tak ketinggalan turut hadir beberapa pengurus PERBASI DKI Jakarta, semisal Bendahara Umum Marlinda Karin Lalisang, Komite Wasit Hengky Istianto, serta Bidang Pertandingan Miilly Gandamustika dan Irto Rachman.
Raker diselenggarakan di kawasan Kuningan berdekatan dengan Sekretariat PERBASI DKI Jakarta yang berada di Plaza Festival lantai 1.
Salah satu yang disepakati dalam raker ialah penyelenggaraan agenda resmi PERBASI DKI Jakarta, seperti Kejuaraan Kota/Kabupaten se-DKI Jakarta dan Kejurprov DKI Jakarta.
Rencananya, Kejuaraan Kota/Kabupaten akan dimulai dari kelompok umur genap pada Januari 2023 sampai bulan Maret 2023.
Lalu, Kejurprov diagendakan sekitar Juni 2023. Kejurprov sendiri nantinya tetap memberikan syarat atlet yang berdomisili di Jakarta.
"Alhamdulillah, sinergi Pengurus Provinsi dengan Pengurus Kota/Kabupaten selalu berjalan baik selama ini. Jadi, semua program-program terlaksana dengan baik."
"Bahkan, kerja keras dari semua pihak menghasilkan pencapaian luar biasa. Program kerja sudah terlaksana semua, padahal belum genap 1 tahun kepengurusan Perbasi DKI Jakarta 2022-2026 berjalan."
"Visi dan misi juga berjalan semua. Intinya, kami dari Pengurus Provinsi maupun Pengurus Kota/Kabupaten ingin kolaborasi dan sinergi ini semakin baik dan konsisten untuk basket Jakarta lebih berprestasi," kata Lexyndo Hakim, Ketua Umum PERBASI DKI Jakarta.
Sementara itu, bicara pembinaan, PERBASI DKI berharap klub-klub amatir mulai tertib administrasi. Sebut saja anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) sudah harus mulai berbadan hukum.
Fokus Pembinaan Wasit
Raker PERBASI DKI Jakarta dengan Pengurus Kota/Kabupaten dibuka oleh Sekretaris PERBASI dki Jakarta, Arief Satria Kurniagung.
Agenda raker diawali pemaparan kegiatan serta program kerja yang telah tuntas dilakukan PERBASI DKI Jakarta sebelum genap satu tahun.
Kemudian, agenda raker dilanjutkan penyampaian program dan saran dari tiap-tiap Pengkot/Pengkab.
Dalam raker tersebut, perhatian khusus diberikan kepada kinerja wasit di DKI Jakarta. Hasilnya, ada kesepakatan bahwa wasit harus diberikan perhatian untuk terus meningkatkan performa dan penyegaran sesuai dengan tingkatannya.
Aktivasi atau mengaktifkan kembali wasit standar se-DKI Jakarta harus kembali digalakkan. Mulai dari penataran wasit baik lisensi C dan peningkatan lisensi B di tingkat DKI Jakarta.
Para wasit yang memiliki jam terbang dan pengalaman tertentu juga perlu mendapat perhatian dalam peningkatan performa dalam memimpin pertandingan.
Selain soal wasit, raker juga membahas standardisasi pertandingan basket di Jakarta. PERBASI DKI Jakarta ingin setiap penyelenggaraan turnamen dari tingkat kota hingga provinsi bisa menerapkan standardisasi tertentu.
Hal itu bertujuan meningkatkan kualitas turnamen basket di DKI Jakarta sekaligus pemain-pemain dari Ibu Kota.
Terlepas dari standar, sosialisasi penyebutan kejuaraan resmi juga menjadi bahan pembahasan.
Untuk tingkat kota/kabupaten di Jakarta, resmi memakai nama Kejuaraan Kota (Kejurkot)/Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab).
Lalu, untuk tingkat provinsi, nama yang harus disosialisasikan ialah Kejuaraan Provinsi (Kejurprov).
Sementara itu, PERBASI DKI Jakarta akan merumuskan aturan dan melakukan persiapan yang lebih dalam menghadapi kejuaraan ditingkatan nasional untuk membela DKI Jakarta, termasuk POPNAS (Pekan Olahraga Pelajar Nasional), Pra-PON (Pekan Olahraga Nasional), sampai POMNAS (Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional.