Konsep baru IBL All Star 2023 ini dianggap terobosan yang bagus bagi Andakara Prastawa Dhyaksa. (Credit: Sportify)

Prastawa Puji Konsep Baru IBL All Star 2023

JAKARTA - IBL All Star 2023 rencananya digelar pada 19 Maret, di Knight Stadium, Semarang. Mengusung tema "Legacy for the Future" liga ingin mengadu kemampuan para pemain muda yang sedang naik daun, dengan pemain-pemain yang sudah malang-melintang di liga profesional.

Konsep baru IBL All Star 2023 ini dianggap terobosan yang bagus bagi Andakara Prastawa Dhyaksa. Salah satu punggawa Team Legacy. Dia ingin membuktikan bahwa pemain senior punya pengalaman untuk mengalahkan para pemain muda. 

Prastawa sendiri terlihat panas, namun tetap dengan nada bercanda, ketika menanggapi pernyataan dari pemain muda dalam press conference. Sementara, rekan setimnya, Kaleb Ramot Gemilang juga tak mau kalah untuk memanaskan suasana. Terutama saat terlibat percakapan dengan Yudha Saputera. 

"Anak-anak muda itu biasa.... Pada tengil-tengil semua," kata Prastawa, sembari tertawa. 

"Menarik juga, konsep ini. Mereka yang rising-rising star, melawan kami yang sudah senior. Intinya, mereka mau mengalahkan kami. Tapi kami juga tidak mau kalah. Bakal menarik nih pertandingannya."

Prastawa menyebut bahwa panas-panasan sebelum pertandingan ini penting. Apalagi mereka masih muda. Kalau terpancing, tentu bakal menarik pertandingannya.

Penonton juga bakal terhibur dengan aksi-aksi para pemain di IBL All Star 2023. Sementara itu, Prastawa yang memiliki vote terbanyak dari penggemar, menyatakan bahwa itu merupakan penghargaan luar biasa.

"Saya berterima kasih kepada penggemar. Bukan hanya penghargaan yang luar biasa, tetapi juga beban tanggung jawab. Karena saya harus bisa konsisten di sisa musim ini, dan musim-musim selanjutnya," jelasnya. 

Team Legacy akan dipimpin oleh head coach Youbel Sondakh. Sementara pemainnya selain Andakara Prastawa Dhyaksa, ada Kelly Purwanto, M. Sandy Ibrahim Aziz, Widyanta Putra Teja, Arki Dikania Wisnu, Juan Laurent Kokodiputra, Kaleb Ramot Gemilang, M. Reza Fahdani Guntara, Henry Cornelis Lakay, Vincent Rivaldi Kosasih, Ramon Galloway, dan Randy Bell.

Bersama tim Legacy, Prastawa akan adu kebolehan dengan para pemain muda yang terpilih masuk dalam tim Future. Salah satu lawannya adalah rekan satu tim di Pelita Jaya, Muhammad Arighi. 

Bagi Arighi, ini adalah pengalaman pertama terpilih  bermain di IBL All Star Game.

"Senang sekali bisa terpilih masuk IBL All Star bersama para pemain bintang Indonesia lainnya," kata Arighi.

"Sebuah kehormatan bagi saya bisa bermain di ajang ini. Terima kasih kepada seluruh penggemar," ungkapnya. Arighi memperoleh 4.023 suara dan berada pada peringkat kedua setelah guard Prawira Harum Bandung, Yudha Saputera, yang mendapatkan 4.131 suara.

    Terbaru

    Terkait