Timnas Basket Putri memberlakukan sistem promosi-degradasi pada persiapan SEA Games 2023 Kamboja (Credit: Perbasi)

Promosi-Degradasi di Timnas Basket Putri pada Persiapan SEA Games Kamboja

Jakarta - PP PERBASI telah merampungkan proses seleksi nasional untuk Timnas Putri proyeksi SEA Games 2023 Kamboja. Sebanyak 14 pemain mengikuti semua rangkaian seleknas di GOR CLS Surabaya akhir pekan lalu.

"Sebanyak 14 pemain datang ikuti seleksi.  Seleksi meliputi penilaian skill individu dan latihan secara tim untuk melihat bagaimana para pemain adaptasi dengan skema yang disiapkan Coach Lin Chi Wen. Selain itu juga diisi latihan fisik dan diakhiri dengan scrimmage game melawan Timnas Putri," ungkap Christopher Tanuwidjaja, penanggung jawab Timnas Putri.

Selain mereka, Timnas Putri juga melihat kemampuan pemain panggilan khusus. Dari tujuh pemain yang diminta hadir tiga yang datang. Mereka yang hadir adalah Evangeline Clarissa Djohan dari DKI Jakarta, juga dua srikandi asal Jawa Timur Amelia Ryan Ayu Ardhani dan Nathania Nicole Sasongko.

Sementara Vanissa Renata Siregar, Sophia Rebecca Adventa, Valerie Fradela, dan Namira Ramandha tidak hadir dengan alasan berbeda.

"Dari keempat pemain yang tidak hadir, dua di antaranya menolak. Sudah saya sampaikan ke PERBASI, semua alasan mereka menolak hadir. Untuk selanjutnya saya serahkan ke PP PERBASI. Untuk yang dua lagi akan gabung setelah mereka memperkuat Tim Pomnas mereka masing-masing. Kemarin sempat covid juga," terang Christopher.

Untuk tiga pemain panggilan khusus yang hadir langsung masuk dalam skuad Timnas Putri. Mereka bahu membahu dengan Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi dkk meladeni permainan para pemain seleksi dalam scrimmage game. Pertandingan berlangsung tidak seimbang sehingga skor berakhir 116-46 untuk Timnas Putri.

"Tiga pemain yang kita panggil khusus masuk dalam Timnas Putri, ketika scrimmage game menunjukkan performa yang bagus. Mereka cepat adaptasi skema coach. Saat ini mereka masih bergabung TC Timnas Putri. Sejauh ini kita happy dengan pemain yang kita panggil khusus yang hadir. Performa bagus dan masih muda. Size bagus juga, tinggi. Ada arah sangat bagus," jelasnya.

Sementara yang dari panggilan untuk seleksi, lanjut Christopher, sudah kembali ke daerah masing-masing. Belum ada putusan untuk mereka. Manajemen Timnas Putri masih harus diskusi dengan PP PERBASI untuk menentukan masa depan mereka berdasarkan performa dan statistik selama seleksi. 

"Kita juga mau lihat bagaimana pemain-pemain di Pomnas. Kalau ada yang bagus ya kita panggil. Ini karena promosi dan degradasi berlaku. Siapapun selama masih masa seleksi, akan terus kita cari. Pemain bagus kita panggil. Sebaliknya kalau misalnya di dalam latihan kurang baik, ya kita cut kapan saja," tukas pemilik klub CLS ini.

Usai menggelar seleksi, tambah Christopher, saat ini para pemain digenjot materi fisik. Perbaikan fisik menjadi perhatian serius. Bahkan Timnas harus datangkan pelatih fisik dari Amerika Serikat, Blair O'Donovan.

    Terbaru

    Terkait