JAKARTA - Stamina menjadi persoalan Timnas Basket Elit Putra dalam rangkaian tur Australia. Pendeknya masa recovery dari satu pertandingan ke laga lainnya membuat stamina para pemain terkuras.
Dikatakan Asisten Pelatih Timnas Elit Putra Johannis Winar, terkurasnya stamina para pemain berimbas pada kualitas permainan. Para pemain menjadi tidak bisa menjaga konsistensi permainan hingga akhir.
"Game hari ini (melawan Ballarat Mines) adalah back to back. Dari faktor stamina, kita belum recover dari game sebelumnya. Fisik yang ngedrop membuat permainan kita tidak konsisten. Banyak open shot cuma kita tidak bisa konversi jadi angka,” jelas Coach Johannis Winar.
Dalam pertandingan melawan Ballarat Mines, kata Coach Johannis Winar, di awal game Timnas slot start. Pelan tapi pasti, para pemain kemudian menemukan ritme permainan.
Di kuarter kedua, pemain rajin produksi poin. Hingga mampu mengejar ketertinggalan dan samakan kedudukan di angka 39 sama.
Permainan kembali di bawah form pada kuarter ketiga. Mereka mampu kembali ke rel permainan pada kuarter akhir.
"Di awal game kita slow start kemudian kita bisa menemukan irama permainan. Di kuarter ketiga, kita bermain dibawah form. Kuarter keempat permainan kembali membaik. Fisik yang ngedrop membuat permainan kita tidak konsisten,” jelas Coach Ahang, sapaan karib Johannis Winar.
Dalam pertandingan ini, Lester Prosper menjadi pencetak poin terbanyak untuk Timnas dengan catatan 17 points, 10 rebounds, 1 assist.
Timnas Elit Putra masih sisakan dua pertandingan uji coba lagi. Melawan Illawara (21/5), dan menantang Sutherland (23/4).
Rangkaian uji coba ini diharapkan mematangkan kerja sama tim dan menguatkan chemistry antar pemain untuk hadapi SEA Games 2023 Kamboja pada 5-17 Mei nanti.