Cabang olahraga bolabasket sukses menjaga tradisi emas di SEA Games, Setelah pada SEA Games
tahun lalu di Hanoi Timnas Putra mearih medali emas, tahun ini di Kamboja, giliran Timnas Putri mencetak sejarah setelah sukses meraih medali emas dari 5on5.
Medali emas untuk tim nasional putri 5on5 ini didapat usai melibas semua lawan di Morodok Techo National Stadium, Elephant Hall 2. Tim Basket Putri tidak terkalahkan dalam pertandingan yang menggunakan system round-robin , mulai dari mengalahkan Vietnam 67-62, melibas tim basket Thailand 70-69, menaklukkan Malaysia 85-57.
Selanjutnya menghancurkan Filipina 68-89, menghajar Kamboja 100-54, dan terakhir menumbangkan Singapura 39-86.
“Tahun ini kita mendapat medali emas dari Timnas Putri, tahun lalu, kita juga mendapat satu
medali emas dari Timnas Putra. Kami optimis raihan medali emas akan menjadi tradisi di tahun-
tahun mendatang. Kami juga mengapresiasi prestasi tim nasional putri 3x3 yang berhasil meraih
perunggu serta kerja keras timnas putra baik 5on5 maupun 3x3,” terang Ketum PP PERBASI
Danny Kosasih dalam konferensi pers di Spark Senayan.
Hadir dalam konferensi pers itu selain Ketum PP PERBASI Danny Kosasih juga ada Sekjen PP
PERBASI Nirmala Dewi.
Kemudian Penanggung Jawab sekaligus manajer Timnas Putri 5on5 &
3X3 Christopher Tanuwidjaja, Manajer Timnas Putra 5on5 Jeremy Immanuel Santoso, Manajer
Timnas putra 3x3 Wijaya Saputra dan para pemain tim nasional beserta para perwakilan sponsor.
“Ini capaian yang luar biasa. Tinta emas ini semakin memacu kami untuk berbuat lebih baik lagi
ke depannya. Menyiapkan timnas yang lebih kuat serta sistem pembinaan yang solid tidak hanya
di cabang 5on5 maupun juga 3x3. Oleh karena itu, sebagai langkah awal pembenahan ke depan,
pada kesempatan kali ini juga PP PERBASI menandatangani MoU dengan Basket ID untuk
mengembangkan liga dan database bolabasket 3x3,” ucap Sekjen PP PERBASI Nirmala Dewi.
Penanggung Jawab Timnas Putri Christopher Tanuwidjaja sangat senang dengan sejarah ini.
Medali emas yang diraih Timnas Putri adalah kali pertama sejak SEA Games digelar 1959 di
Thailand.
“64 tahun kita menunggu emas untuk basket putri sejak SEA Games pertama kali pada 1959 di
Thailand. Saya takjub dengan perjuangan teman-teman di lapangan. Saya hanya siapkan mereka,
kerja keras mereka apa yang mereka lakukan selama latihan sejak bulan Agustus tahun lalu
sampai saat ini tidak berhenti. Itu semua terbayarkan,” terang penanggung jawab Timnas Putri
sekaligus Manajer Christopher Tanuwidjaja.
Agustina Gretong anggota Timnas Basket Putri mengaku sangat bersyukur bisa
mendapatkan medali emas yang merupakan sejarah serta penantian panjang bolabasket putri.
“Saya senang, bersyukurdapat emas tahun ini. Untuk bisa sampai di sini, harus mau kerja keras, pantang menyerah dan jangan ragu bermimpi,” tegas Agustin
.
Headcoach Lin Chi Wen sangat mengapresiasi pihak-pihak yang mendukung perjuangan Timnas
Putri hingga sampai bisa mencetak sejarah di SEA Games 2023 Kamboja.
Dia juga tampak emosional merayakan kesuksesan ini sampai berkali-kali meneteskan air mata bahagia usai
upacara pengalungan medali emas.
Selain itu, pada SEA Games 2023 Kamboja, Timnas Putri juga menyumbangkan medali perunggu di kategori 3x3. Anak asuh Coach July Wong ini memastikan membawa pulang medali perunggu usai menaklukkan tuan rumah Kamboja 21-15 dalam duel perebutan perunggu.