Federasi Sepakbola Mini Indonesia (FSMI)

Aksesoris yang Dilarang Dalam Pertandingan Mini Football

Sportify.id - Mini football atau sepak bola mini dewasa ini tak hanya mengandalkan skill olah bola, namun juga menjadi panggung bagi para pemain untuk menunjukkan gaya modisnya.

Beberapa pemain kerap menampilkan wujud yang nyentrik dipadukan dengan aksesoris yang menarik sehingga membuat mini football benar-benar menjadi ajang untuk bergaya.

Tentu penikmat sepak bola tak asing dengan gaya rambut para pemain mini football hingga aksesoris yang dikenakan, baik itu untuk menunjang gaya bermain atau hanya sekadar untuk bergaya di atas lapangan.

Namun tahukah kalian, bahwa ada beberapa aksesoris yang dilarang digunakan di mini football? Aksesoris yang dilarang ini utamanya adalah aksesoris yang dianggap bisa mengancam keamanan dan keselamatan pemain.

Hal ini sesuai dengan peraturan ke 4 yang tertulis di Aturan Sepakbola Mini  tahun 2018 – Federasi Sepakbola Mini Indonesia atau FSMI.

1. Keamanan

Pemain dilarang memakai perlengkapan yang berbahaya. Segala jenis perhiasan (kalung, cincin, gelang, anting, gelang kulit, gelang karet, dll.) harus dilepas dan dilarang digunakan.

Dilarang menutupi perhiasan dengan plester.

Para pemain harus diinspeksi sebelum pertandingan dimulai, dan pemain cadangan diinspeksi sebelum memasuki lapangan pertandingan.

Jika pemain menggunakan atau memakai perlengkapan atau perhiasan yang tidak diizinkan ataupun berbahaya, maka wasit harus menyuruh pemain untuk:

- Melepas benda tersebut.

- Meninggalkan lapangan pertandingan saat perpanjangan waktu jika pemain menolak.

Wasit harus memberikan peringatan kepada pemain yang menolak untuk bekerjasama atau kembali menggunakan benda tersebut.

2. Perlengkapan Wajib

Berikut merupakan perlengkapan wajib bagi pemain:

- Baju berlengan.

- Celana pendek.

- Kaus kaki – plester olahraga atau benda lain yang dipakai bersama dengan kaus kaki harus memiliki warna yang sama.

- Pelindung tulang kering (shin guards) – terbuat dari bahan sesuai dan memberikan perlindungan yang diperlukan, serta ditutupi dengan kaus kaki.

- Sepatu

Penjaga gawang diperbolehkan untuk menggunakan celana tracksuit.

Pemain yang tidak sengaja kehilangan sepatu atau pelindung tulang kering selama pertandingan berlangsung, harus menggantinya secepat mungkin sebelum bola berikutnya keluar lapangan.

Jika pemain mencetak gol sebelum melakukan hal tersebut, maka gol diperbolehkan.

3. Warna

- Kedua tim harus menggunakan warna yang dapat membedakan satu sama lain dengan ofisial tim.

- Tiap penjaga gawang harus menggunakan warna yang berbeda dengan pemain lain serta ofisial tim.

- Jika kedua penjaga gawang memakai baju berwarna sama dan tidak memiliki baju pengganti, wasit memperbolehkan pertandingan berlangsung.

Kaus dalam harus memiliki warna yang sama dengan warna yang mendominasi lengan baju.

Celana ketat harus memiliki warna yang sama dengan warna celana pendek atau warna bagian bawah celana pendek. Pemain satu tim harus memakai warna yang sama.

4. Perlengkapan Lainnya

Perlengkapan pelindung lain yang tidak berbahaya sepert penutup kepala, masker, pelindung lutut dan siku yang terbuat dari bahan yang ringan dan lembut diperbolehkan.

Topi dan kacamata olahraga juga diperbolehkan untuk penjaga gawang. Saat penutup kepala dipakai, harus: (kecuali topi penjaga gawang)

- Berwarna hitam atau warna yang sama dengan baju (pemain satu tim harus menggunakan warna yang sama).

- Sesuai dengan penampilan pemain lain dan terlihat profesional.

- Tidak ditempelkan di baju.

- Tidak berbahaya bagi pemakai dan pemain lain (contoh: alat pembuka/penutup disekitar leher).

- Tidak memiliki bagian yang mencuat dari permukaan benda.

Peralatan komunikasi elektronik: semua pemain (temasuk pemain pengganti, yang diganti, dan yang dikeluarkan) tidak diperbolehkan untuk memakai atau menggunakan segala jenis alat elektronik atau alat komunikasi. Penggunaan alat komunikasi elektronik oleh ofisial tim hanya diperbolehkan jika berhubungan dengan kesejahteraan dan keamanan pemain.

5. Slogan, Pernyataan, Gambar, dan Iklan

Peralatan tidak boleh mengandung slogan, pernyataan, dan gambar politik, agama, ataupun pribadi.

Para pemain dilarang untuk menunjukan pakaian dalam yang mengandung slogan, pernyataan, dan gambar politik, agama, atau pribadi, serta iklan selain dari logo pabrik.

Tim atau pemain yang melanggar akan diberikan sanksi oleh penyelenggara kompetisi, asosiasi sepak bola nasional, ataupun WMF sendiri.

    Terbaru

    Terkait