Istimewa (Foto: Pinterest)

Sejarah Terciptanya Mini Football

Sportify.id - Mini football, juga dikenal sebagai sepak bola mini, adalah versi kecil dari permainan sepak bola tradisional. Berbeda dengan sepak bola biasa yang dimainkan di lapangan yang luas dengan tim yang besar, mini football dimainkan di lapangan yang lebih kecil dengan tim yang lebih kecil. Konsep ini membuat permainan menjadi lebih intens, cepat, dan menghadirkan banyak aksi.

Mini football mengembangkan keterampilan sepak bola karena memungkinkan para pemain untuk lebih sering menyentuh bola dan berpartisipasi dalam aksi permainan. Ini membantu dalam pengembangan keterampilan dasar sepak bola seperti umpan, tendangan, teknik menjaga keseimbangan, dan pengambilan keputusan.

Sejarah mini football sendiri bisa dibilang mengalami berbagai perkembangan hingga dikenal seperti sekarang.

Apa Itu Mini Football?

Seperti namanya, mini football atau sepakbola mini adalah permainan bola yang dimainkan oleh 2 tim. Setiap tim terdiri dari 6 pemain inti.

Mini football (dalam bahasa Inggris) atau mini soccer dalam bahasa Amerika pertama kali diperkenalkan pada tahun 1960-an sebagai bentuk modifikasi dari sepak bola biasa. Ide ini muncul untuk memungkinkan permainan sepak bola dapat dimainkan dalam ruang yang terbatas, seperti lapangan basket atau lapangan voli.

Terdapat pula sumber yang menyebutkan bahwa sejarah mini football tak lepas dari tujuan untuk memperkenalkan permainan bola sejak usia dini. Pasalnya, permainan mini football awalnya ditujukan untuk pemain di bawah usia 15 tahun.

Pada mulanya dikenal di kawasan Eropa dan Amerika Utara dan terus mengalami perkembangan dari waktu ke waktu.

Selain memiliki perbedaan dari segi ukuran lapangan dan jumlah pemain, pertandingan mini football juga memiliki durasi pertandingan yang lebih singkat daripada sepakbola biasa. Perlu Anda ketahui bahwa pertandingan mini football berlangsung selama 25 menit untuk setiap babaknya. Di sela permainan tersebut terdapat jeda waktu istirahat selama 10 menit.

Adapun ukuran lapangan mini football berdasarkan standar internasional, memiliki panjang 50 meter dan lebar 30 meter.

Sedangkan untuk ukuran gawang pada lapangan mini football, memiliki tinggi 2 meter dengan lebar 4 meter. Lapangan mini football boleh menggunakan material rumput lapangan sepakbola biasa atau sintetis.

Seiring waktu, permainan bola yang satu ini semakin digemari oleh pecinta sepakbola . Hingga pada akhirnya, permainan mini football dikenal di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Induk internasional organisasi mini football adalah World Minifootball Federation (WMF), yang didirikan sejak tahun 2008 di Swiss. Organisasi ini memiliki 72 negara anggota termasuk Indonesia.

Namun WMF sebagai federasi tertinggi mini football tidak berafiliasi dengan FIFA. Hal tersebut dikarenakan FIFA lebih mengakui futsal sebagai kategori ‘mini’ dari sepakbola dibandingkan mini football.

Sedangkan di Indonesia organisasi induknya adalah Federasi Sepak Bola Mini Indonesia (FSMI). FSMI resmi dideklarasikan pada tanggal 7 Februari 2016 di Tangerang Selatan, Banten.

Permainan mini football sendiri tak kalah populer dibandingkan futsal. Sebab, permainan bola yang satu ini memiliki jumlah peminat yang terus meningkat dari waktu ke waktu.

Di Indonesia, permainan ini sudah secara konsisten memutar kompetisinya sejak musim 2015/2016 melalui Indonesia Minifootball League (IML), yang diikuti tim amatir dan dilaksanakan dengan sistem kompetisi penuh.

Itulah penjelasan mengenai sepak bola mini beserta aturan permainannya. Saat ini, sepak bola mini semakin populer dan sering dimainkan di berbagai tempat.

    Terbaru

    Terkait