Pembalap Maserati MSG Racing Maximilian Guenther berhasil memuncaki pole posisition (posisi pertama) perdananya. Posisi ini diperolehnya pada putaran ke-10 Formula E, di Sirkuit JIEC Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (3/6/2023).
Guenther bersyukur bisa menaklukkan Jake Dennis (Tim Avalanche Andretti) di babak final kualifikasi. Ia mengharapkan, pada Minggu (4/6/2023), ia bisa memenangkan kompetisi Formula E 2023 Jakarta.
“Rasanya menyenangkan bisa memenangkan pole pertama, setelah finis di posisi pertama pada sesi latihan bebas. Saya makin bersemangat untuk menjalani balapan utama nanti,” kata Guenther kepada awak media, di Jakarta, Sabtu (3/6/2023).
Dalam menaklukan Dennis, Guenther mengaku bukan hal mudah karena kualifikasi cukup sengit. Keduanya mencoba untuk saling memberikan tekanan.
Dalam catatan waktunya, Guenther meraih waktu tercepat 1 menit 08,141 detik. Dennis hanya terpaut tipis dari pembalap Jerman dengan selisih waktu 00,341 detik.
“(Mobil) Maserati tampil sangat kuat, jadi tadi merupakan balapan yang cukup menantang. Tapi, saya datang ke sini mencoba untuk menang,” ujar Dennis di tempat yang sama.
Raihan pole Guenther, membuatnya menjadi terdepan di starting grid balapan utama putaran ke-10 Formula E musim kesembilan ini. Selain Dennis, grid di belakangnya diisi dengan Pascal Wehrlein (TAG Heuer Porsche).
Berikutnya adalah duo pebalap DS PENSKE, yaitu Jean-Eric Vergne dan Stoffel Vandoorne. Berikutnya ada rekan satu tim Guenther yakni Edoardo Mortara yang berada di posisi keenam.
Daftar 10 besar itu dilengkapi oleh Robin Frijns (ABT Cupra), Rene Rast (Neom McLaren), Nico Muller (ABT Cupra). Terakhir, ada Nick Cassidy dengan Tim Envision Racing.
Sesi latihan bebas telah dijalani pada pagi. Sesi ini kemudian akan disusul sesi kualifikasi dan diakhiri sesi balapan utama sore hari.