Kota Imola yang terletak di Italia bagian timur, biasanya akan selalu dikenang penggemar Formula 1 di seluruh dunia, setidaknya satu tahun sekali di setiap tanggal 1 Mei. Ada Apa?
Tetapi, di tahun balapan Formula 1 di Autodromo Internazionale Enzo e Dino Ferrrari, seremonial digelar dua kali. Terlebih setelah kembalinya Grand Prix Emilia-Romagna pada musim 2020-2012
Dan alasannya selalu sama: penghormatan kepada Ayrton Senna, yang meninggal akibat kecelakaan di Curva Tamburello, yang sudah tidak berfungsi, pada GP San Marino pada tahun 1994.
Patung pembalap legendaris F1 asal Brasil ditempatkan di sisi dalam - saat ini - Variante Tamburello yang menyambut pengunjung dari berbagai negara di dunia.
Ratusan macam bendera menjadi bukti kedatangan mereka: Brasil, juga Yunani, Ukraina, Italia, Meksiko, Spanyol, Skotlandia, Inggris, Prancis, Portugal, Republik Ceko, Slovakia, Kroasia, dan Inggris Raya.
Imola merupakan kota yang ditandai dengan akhir pekan tragis GP San Marino kala tahun 1994 silam. Karena alasan yang menyedihkan itu, kota ini masuk ke dalam peta pariwisata internasional bagi mereka penggemar Formula 1.
Sirkuit tersebut berada tepat di tengah kota, di sebelah Santermo River, dan di dalam sebuah taman, yang antara lain memiliki Stadion Imolese, sebuah klub Serie C di sepak bola Italia.
Tetapi satu-satunya hal yang dibicarakan orang adalah Ayrton Senna di kota yang berpenduduk sekitar 100.000 jiwa, tidak peduli jam berapa tahun itu. Omong-omong, itu alami.
Kematian pembalap Brasil saat balapan Formula 1 disaksikan secara langsung oleh seluruh mata dunia.
Tragedi kelam itu merupakan salah satu peristiwa paling berpengaruh dalam sejarah olahraga, bukan hanya olahraga motor. Karena itu adalah hilangnya nama besar di kategori motor sport terbesar.
Merubah Sejarah
Pada tanggal 1 Mei 1994, sejarah balap Formula 1 berubah selamanya. Pada hari yang tak terlupakan itu Ayrton Senna, salah satu pembalap F1 terhebat, dan juara dunia F1 tiga kali, tewas menabrak dinding beton Curva Tamburello selama Grand Prix San Marino.
Senna kehilangan kendali mobilnya dan melesat keluar jalur dengan kecepatan 185mph langsung ke pembatas beton.
Puing-puing beterbangan kemana-mana. Senna kehilangan nyawanya detik itu juga.
Insiden itu seakan menegaskan akhir pekan yang terkutuk. Beberapa hari sebelumnya, Rubens Barrichello juga kecelakaan di tikungan Variante Bassa. Beruntung, pembalap Italia itu selamat.
Roland Ratzenberger juga terjatuh ketika balapan dan meninggal saat mencoba melewati tikungan Tosa.
Saat itu, Senna dikejutkan dengan kematian pembalap Austria itu dan memutuskan untuk memasang bendera Austria di kokpitnya selama balapan untuk menghormati Ratzenberger.
Tapi, balapannya hanya berlangsung tujuh lap sebelum kecelakaan itu.
Untuk penggemar F1, Grand Prix Imola San Marino 1994 dipandang sebagai salah satu akhir pekan terburuk dalam sejarah olahraga tersebut.
Setelah insiden tersebut, sikap terhadap tindakan keselamatan berubah drastis di sekitar F1. Trek Imola juga dirubah, karena dua tikungan ditambahkan ke tikungan berbahaya.
Lalu pada tahun 1997, sebuah patung kecil dari seniman Stefano Pierotti didirikan untuk mengenang kenangan Ayrton Senna di depan Curva Tamburello tempat ia meninggal.
Hingga hari ini tugu peringatan yang ditempatkan dalam Taman Acque Minerali telah menjadi tujuan ziarah bagi penggemar F1 dan Ayrton Senna.
Ribuan surat, kaos, dan bendera ditinggalkan sebagai kenangan.
Formula 1 selalu memberi penghormatan kepada Ayrton Senna.
Senna adalah idola Hamilton. Keluarga sang legenda menghadiahkan helm ikonis Senna kepada pembalap Mercedes tersebut ketika dia menyamai rekor pole F1 Senna pada 2017.
Mercedes men-twit patung Senna dengan teks yang diterjemahkan menjadi "Senna Always".
Sebastian Vettel juga pergi ke patung pahlawan Brasil itu untuk memberikan penghormatan secara pribadi.
Ferrari, timnya waktu itu, mengunggah foto sang pembalap di depan bendera yang dipersembahkan untuk menghormati Senna.
McLaren F1 juga mengunggah foto tim mereka sedang melihat patung di seberang Curva Tamburello tempat Senna mengalami kecelakaan.
Tahun 2017, McLaren bahkan meluncurkan mobil sport McLaren Senna sebagai penghormatan kepada pembalap Brasil itu.
Alpha Tauri dan Pierre Gasly juga memberikan penghormatan kepada Ayrton Senna dan Roland Ratzenberger.
Roland adalah rookie Austria yang juga mengalami kematian fatal selama kualifikasi di Imola, 24 jam sebelum kecelakaan Senna.
Warisan Ayrton Senna
Kecelakaan Ayrton Senna sangat emosional bagi komunitas Formula 1. Insiden 1 Mei 1994 memiliki tempat emosional khusus bagi legiun penggemar balap.
Michael Schumacher tidak dapat mengendalikan dirinya dan menangis saat konferensi pers setelah menyamai rekor kemenangan balapan Senna di Imola pada tahun 2000.
Kematian ironis Senna menyebabkan banyak peningkatan keselamatan di motorsport.
Setiap balapan akhir pekan di Imola selalu berlangsung intens secara emosional bagi banyak orang.
Dengan karakter, kepribadian, prestasi, dan amalnya, sang legenda telah meninggalkan warisan yang tak akan terlupakan.
Ayrton Senna terus hidup di hati penggemar F1 dan tidak akan pernah terlupakan.