Sportify.id - Pelatih Barcelona, Hansi Flick meminta timnya segera bangkit setelah menelan dua kekalahan beruntun di dua kompetisi berbeda. Kekalahan 1-2 dari Real Madrid dalam El Clasico di Spotify Camp Nou, Senin (26/10) memperpanjang periode sulit Barcelona setelah sebelumnya takluk 2-4 dari Paris Saint-Germain di Liga Champions.
Hasil tersebut menjadi pukulan bagi Barcelona yang sebelumnya tampil meyakinkan di kompetisi domestik. Mereka gagal mempertahankan momentum positif ketika menghadapi Real Madrid, meskipun sempat menyamakan kedudukan pada babak kedua.
Madrid membuka keunggulan melalui Kylian Mbappe pada menit ke-41. Barcelona kemudian merespons lewat gol Raphinha pada menit ke-61. Namun, Mbappe kembali mencetak gol pada menit ke-87 dan memastikan kemenangan tim tamu.
Flick mengakui Barcelona tidak menunjukkan permainan terbaik, khususnya pada babak pertama. Ia juga menilai kondisi fisik pemain memengaruhi kemampuan tim menjaga intensitas pertandingan.
“Ini sudah dua kekalahan dan kami tidak senang. Kami kecewa. Babak pertama tidak berjalan baik, tetapi kami membaik pada babak kedua setelah skor menjadi 1-1. Kami kekurangan kesegaran,” kata Flick, seperti dikutip Bola.net.
Pelatih asal Jerman tersebut menegaskan bahwa kekalahan tidak seharusnya membuat Barcelona kehilangan kepercayaan diri. Ia justru meminta para pemain menganalisis kesalahan dan memperbaiki aspek permainan yang belum berjalan sesuai rencana.
Menurut Flick, pertandingan besar sering kali ditentukan oleh detail kecil. Barcelona sempat menunjukkan peningkatan setelah menyamakan kedudukan, tetapi gagal menjaga konsentrasi hingga akhir laga.
Flick juga menyinggung padatnya perjalanan tim dalam beberapa pekan terakhir. Perjalanan dari Sevilla, kemudian menuju Paris untuk menghadapi PSG, disebut membutuhkan banyak energi. Kendati demikian, ia tidak ingin menjadikan kelelahan sebagai alasan untuk membenarkan kekalahan.
Barcelona kini perlu memanfaatkan waktu pemulihan untuk mengembalikan kebugaran pemain dan memperbaiki koordinasi antarlini. Pengaturan tidur, nutrisi, serta pemulihan fisik menjadi bagian yang ingin diperhatikan Flick.
Pelatih asaj Jerman itu juga menargetkan hasil positif dalam tiga pertandingan berikutnya sebelum jeda internasional. Baginya, respons terhadap kekalahan jauh lebih penting daripada berlarut-larut dalam kekecewaan.
Kekalahan dari Madrid memang menyakitkan, terlebih karena terjadi dalam pertandingan rivalitas terbesar sepak bola Spanyol. Namun, Barcelona masih memiliki kesempatan memperbaiki keadaan. Konsistensi, kebugaran, dan kemampuan menjaga fokus akan menentukan apakah mereka mampu kembali tampil kompetitif.