Sportify.id - Como menciptakan kejutan besar dalam perjalanan debutnya di Liga Champions 2026/2027. Klub asal Italia tersebut berhasil menghancurkan Lens dengan skor telak 9-1 dalam pertandingan matchday keempat fase liga yang berlangsung di Stade Bollaert-Delelis, Prancis, Kamis (5/11) beberapa waktu lalu.
Kemenangan tersebut menjadi salah satu hasil paling mencolok dalam sejarah kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa. Como berhasil menyamai rekor kemenangan dengan selisih delapan gol yang sebelumnya pernah dicatatkan Liverpool dan Real Madrid.
Skuad asuhan Cesc Fabregas menunjukkan dominasi sejak babak pertama. Mereka berhasil mencetak tiga gol sebelum turun minum melalui kontribusi Tasos Douvikas dan Nico Paz.
Memasuki babak kedua, Como tidak mengendurkan tekanan. Mereka justru semakin agresif dalam membongkar pertahanan Lens hingga berhasil menambah enam gol.
Lucas Da Cunha, Marc-Oliver Kempf, Mattia Liberali, Martin Baturina, dan Matteo Papaccioli turut mencatatkan nama di papan skor. Sementara itu, Douvikas melengkapi penampilan luar biasanya dengan mencetak hat-trick.
Lens hanya mampu membalas satu gol melalui Ruben Aguilar. Namun, gol tersebut tidak cukup untuk menghindarkan tuan rumah dari kekalahan telak.
Berdasarkan catatan sejarah di liga champions, Liverpool sebelumnya pernah menang 8-0 atas Besiktas pada 6 November 2007. Dalam pertandingan tersebut, Yossi Benayoun mencetak tiga gol, sedangkan Ryan Babel dan Peter Crouch masing-masing menyumbangkan dua gol. Steven Gerrard melengkapi kemenangan Liverpool.
Tak hanya Liverpool, Real Madrid juga sukses menyamai pencapaian tersebut ketika mengalahkan Malmo dengan skor 8-0 pada 8 Desember 2015. Cristiano Ronaldo mencetak empat gol, sementara Karim Benzema menyumbangkan tiga gol.
Dengan kemenangan besar atas Lens, Como kini masuk dalam daftar klub yang mampu mencatatkan kemenangan dengan selisih delapan gol di Liga Champions. Bahkan, mereka menjadi tim kedua setelah Bayern Munchen yang mampu mencetak sembilan gol dalam satu pertandingan kompetisi tersebut. Bayern sebelumnya mencatatkan kemenangan 9-2 atas Dinamo Zagreb pada September 2024.
Keberhasilan Como menjadi bukti perkembangan pesat klub tersebut di bawah arahan Fabregas. Meski demikian, tantangan berikutnya adalah mempertahankan konsistensi agar kemenangan bersejarah ini bukan sekadar kejutan sesaat.