Momen dilaga Indonesia vs Thailand di pertandingan terakhir grup A. (Foto: FSMI).

Indonesia Amankan Tiket Piala Dunia Minifootball 2027 Usai Lolos ke Semifinal ANMC 2026

Sportify.id - Tim Nasional Minifootball Indonesia memastikan satu tempat di WMF World Championship 2027 di Republik Ceko setelah berhasil menembus semifinal Asian Minifootball Championship (ANMC) 2026 di Jakarta.

Tiket ke panggung dunia tersebut menjadi buah dari keberhasilan Indonesia finis di posisi kedua Grup A dan mengamankan tempat di empat besar turnamen. ANMC 2026 sendiri merupakan kualifikasi resmi Asia untuk WMF World Championship 2027, sehingga empat tim yang mencapai semifinal berhak menjadi wakil Asia pada ajang dunia tahun depan.

Indonesia menjadi salah satu dari empat negara yang memastikan tiket tersebut, bersama Thailand, Uzbekistan, dan Uni Emirat Arab (UEA).

Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi perjalanan tim nasional minifootball Indonesia. Namun, perjuangan di Jakarta belum selesai karena skuad Merah Putih masih memiliki peluang untuk merebut gelar juara Asia.

Indonesia akan menghadapi Uzbekistan pada semifinal yang dijadwalkan berlangsung di ASIOP Stadium, Kamis (17/9) pukul 12.00 WIB. Semifinal lainnya mempertemukan Thailand dengan UEA pada pukul 13.30 WIB.

Kepastian Indonesia melaju ke semifinal didapat meski harus menelan kekalahan tipis 0-1 dari Thailand pada pertandingan terakhir Grup A, Rabu (16/9).

Sebelum laga tersebut, Indonesia sudah mengumpulkan sembilan poin dari tiga pertandingan. Skuad asuhan Indra Kurnia Purnomo membuka turnamen dengan kemenangan 8-1 atas Bangladesh, kemudian menang 5-0 atas Irak melalui walkover, sebelum mengalahkan India 9-0.

Hasil melawan Thailand membuat Indonesia menutup fase grup dengan sembilan poin dan selisih gol +20.

Thailand tampil sempurna dengan empat kemenangan dari empat pertandingan dan mengoleksi 12 poin. Dengan demikian, Thailand menjadi juara Grup A, sementara Indonesia finis sebagai runner-up.

Bagi Pelatih Timnas Minifootball Indonesia, Indra Kurnia Purnomo, kekalahan tersebut tidak mengurangi apresiasinya terhadap perjuangan para pemain.

Menurutnya, meski tiket semifinal dan Piala Dunia sudah berada di tangan, para pemain tetap memberikan penampilan maksimal ketika menghadapi Thailand.

“Walaupun secara otomatis kita sudah lolos, anak-anak di lapangan tadi luar biasa banget. Saya bangga sama mereka, perjuangannya,” kata Indra.

Ia bahkan menilai pertandingan melawan Thailand menjadi salah satu penampilan terbaik Indonesia sepanjang fase grup.

“Di luar hasil ini kita kalah 1-0 pun anak-anak bermainnya luar biasa. Gue appreciate sama mereka,” ujarnya.

Indra juga mengungkapkan bahwa pertandingan terakhir fase grup sekaligus menjadi kesempatan untuk menguji sejumlah skenario permainan yang telah dipersiapkan tim.

Salah satunya adalah situasi ketika Indonesia harus bermain dengan jumlah pemain yang tidak lengkap dan menerapkan skema power play.

Menurut Indra, skenario tersebut memang telah dilatih sebelumnya dan akhirnya muncul dalam pertandingan melawan Thailand.

“Yang kita latihan kita terapin dengan kondisi kita akan bermain power play, kita kurang orang, itu kita latih. Dan alhamdulillah tadi pertandingan tadi terjadi, kita udah siapin itu,” tuturnya.

Indonesia juga menciptakan sejumlah peluang dalam pertandingan tersebut, tetapi belum mampu mengubahnya menjadi gol.

“Banyak banget peluang ya, mungkin teman-teman belum konversi jadi gol. Tapi di luar itu saya sekali lagi bilang, ini anak-anak luar biasa mainnya. Mereka tampil all out,” kata Indra.

Setelah memastikan tiket Piala Dunia, Indonesia kini mengalihkan perhatian ke semifinal.

Lawan yang akan dihadapi adalah Uzbekistan, yang finis sebagai juara Grup B.

Persaingan Grup B berlangsung ketat hingga pertandingan terakhir. Uzbekistan, UEA, dan Suriah sama-sama mengakhiri fase grup dengan sembilan poin. Berdasarkan klasemen resmi ANMC, Uzbekistan menempati posisi pertama, UEA kedua, dan Suriah ketiga.

Penentuan posisi tersebut mengacu pada Article 6 Competition Format dalam regulasi ANMC 2026, sebagaimana disebutkan langsung pada halaman klasemen resmi turnamen.

Hasil pertandingan terakhir Grup B turut mengubah peta persaingan. UEA mengalahkan Uzbekistan 4-2, sementara Pakistan menang 3-2 atas Jepang. Meski kalah, Uzbekistan tetap tercatat sebagai pemuncak Grup B dan berhak menghadapi Indonesia di semifinal.

Bagi Indra, lolos ke Piala Dunia bukan akhir dari target Indonesia di Jakarta.

Pelatih tim nasional itu menegaskan bahwa target tim dibangun secara bertahap. Setelah berhasil melewati fase grup dan memastikan tiket ke Piala Dunia, fokus kini diarahkan untuk mencapai final ANMC Asia Cup 2026.

“Di awal itu step-nya ya buat Piala Asia dulu. Kita sudah lolos, alhamdulillah. Sekarang kita di semifinal, targetnya akan beda. Kita akan berada di final, insyaallah,” ujar Indra.

“Saya bilang ke pemain untuk bermain dengan enjoy, bermain lepas. Insyaallah target kita di final,” katanya.

Perjalanan Indonesia di Jakarta dengan demikian memasuki fase baru. Tiket ke Piala Dunia 2027 sudah diamankan. Kini satu pertandingan di semifinal akan menentukan apakah langkah skuad Merah Putih berlanjut ke partai puncak ANMC Asia Cup 2026.

    Terbaru

    Terkait