Sportify.id - Final Liga Champions 2025/26 memang sudah berakhir, namun ada salah satu momen di pertandingan final itu yang menyisakan kisah terbaik bagi kapten PSG Marquinhos. Pelukan pasca drama adu penalti ke Gabriel Maghales jadi salah satu yang paling berharga bagi seorang Marquinhos.
PSG memastikan kemenangan 4-3 dalam adu penalti untuk mempertahankan gelar juara Eropa mereka. Di sisi lain, Arsenal harus menerima kekecewaan setelah Gabriel gagal mengeksekusi penalti penentu.
Saat rekan-rekannya merayakan keberhasilan tersebut, Marquinhos memilih menghampiri Gabriel yang terlihat terpukul. Keputusan spontan itu kemudian menghadirkan kisah yang terus dikenangnya hingga kini.
Sehari setelah final, Marquinhos menerima pesan pribadi dari Gabriel. Bek Arsenal itu mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan setelah pertandingan.
Bagi Marquinhos, respons tersebut justru menjadi momen paling berharga dibandingkan perayaan gelar yang baru saja diraihnya bersama PSG.
"Sehari setelahnya, saya menerima pesan darinya yang berterima kasih kepada saya atas momen itu, atas dukungannya, atas pelukannya, dan atas kata-kata yang saya sampaikan kepadanya." ucap Marquinhos.
Momen pelukan ke rekan senegaranya itu menjadi salah satu bagian yang akan selalu diingat olehnya. "Saya mengatakan kepadanya bahwa itu adalah kemenangan terbesar saya malam itu, dan reaksi yang ditimbulkannya sangat luar biasa." tambahnya.
Marquinhos bahkan mendapat apresiasi dari ibundanya setelah pertandingan final tersebut. "Ibu saya datang kepada saya dengan bangga atas apa yang saya lakukan, begitu juga istri, keluarga, dan saudara-saudara saya. Itu adalah penghargaan terbaik yang saya terima malam itu." pungkasnya.
Kedekatan keduanya tidak hanya terjalin di level klub dan kompetisi Eropa. Marquinhos dan Gabriel juga merupakan bagian penting dari tim nasional Brasil.
Marquinhos diperkirakan akan menjadi kapten Brasil di Piala Dunia 2026. Ia juga diproyeksikan bermain berdampingan dengan Gabriel di jantung pertahanan Selecao.