Sportify.id - Timnas Meksiko menutup babak penyisihan Grup A Piala Dunia 2026 dengan prestasi gemilang yang belum pernah dicapai dalam sejarah mereka. El Tri meraih kemenangan ketiga beruntun dengan menghancurkan Republik Ceko 3-0 dilaga pamungkas grup. Torehan ini membuat Meksiko mencatat rekor sempurna tanpa kebobolan satu gol pun sepanjang fase grup.
Tiga gol Maksiko dilaga ini masing-msing dicetak oleh Mateo Chavez, Julian Quinones, dan Alvaro Fidalgo dalam laga yang berlangsung Stadion Azteca, kota Meksiko pada Kamis, (25/6) pagi tadi WIB. Hasil ini membuat lawan Meksiko yakni Republik Ceko terpaksa harus angkat koper lebih cepat dari Piala Dunia 2026.
Sejak awal laga Meksiko tampil dominan dengan terus menekan Ceko yang baru bertemu sebanyak dua kali sepanjang sejarah. Bermain di hadapan pendukung sendiri, tuan rumah langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Namun, rapatnya pertahanan Ceko membuat babak pertama berakhir tanpa gol.
Kebuntuan akhirnya pecah setelah turun minum. Pada menit ke-55, bek kiri Mateo Chavez berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan Luis Romo untuk membawa Meksiko unggul 1-0. Enam menit berselang, Julian Quinones sukses menyelesaikan umpan Jorge Sanchez pada menit ke-61 untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Momen paling emosional terjadi menjelang akhir laga. Penjaga gawang legendaris berusia 40 tahun Guillermo Ochoa resmi mencatatkan penampilan dalam edisi keenamnya di ajang Piala Dunia. Ia langsung mendapat sambutan meriah oleh penonton yang hadir di stadion.
Saat pertandingan memasuki masa akhir, Alvaro Fidalgo memastikan kemenangan telak Meksiko dengan mencetak gol pada menit ke-90+4 setelah menerima umpan dari Roberto Alvarado.
Meksiko berhak finis sebagai juara Grup A. El Tri tampil sangat dominan dengan menyapu bersih seluruh laga lewat kemenangan dengan mengemas enam gol, dan tidak sekali pun kebobolan. Pencapaian ini sekaligus melampaui rekor fase grup terbaik Meksiko sebelumnya, yaitu dua kemenangan dan satu hasil imbang, yang pernah mereka torehkan pada edisi Piala Dunia 1986 dan 2002.