Sportify.id - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta memberikan pujian atas penampilan solid lini belakang skuadnya saat menghadapi Sporting C. P. Walau Arsenal hanya mampu mendapat skor imbang 0-0 namun hasil tersebut sudah cukup membuat The Gunners melaju ke babak semifinal Champions League 2025/2026.
Mikel Arteta memberikan pujian setinggi langit terhadap etos kerja barisan pertahanan timnya. Ia sangat terkesan dengan cara pemain mengejar bola saat tim kehilangan penguasaan.
Kebiasaan positif ini dianggap sebagai kunci mengapa Arsenal menjadi satu-satunya wakil Inggris tersisa. Disiplin tersebut lahir dari latihan keras dan konsistensi yang terjaga dengan sangat baik.
"Ketika saya melihat mereka berlari mundur saat kehilangan bola, kebiasaan yang mereka miliki sungguh luar biasa. Itulah alasan mengapa kami adalah satu-satunya tim Inggris di kompetisi ini, karena liga dan jadwal ini sangat menguras tenaga," ujar Mikel Arteta.
Kesuksesan ini harus dibayar cukup mahal dengan kondisi fisik beberapa pilar utama tim. Noni Madueke terpaksa ditarik keluar lapangan lebih awal karena mengalami masalah pada bagian lututnya.
Declan Rice juga menjadi sorotan karena tetap bermain penuh meski kondisinya tidak bugar. Ia menunjukkan komitmen yang luar biasa demi membantu tim meraih hasil yang diinginkan.
"Setiap pemain mempertaruhkan segalanya untuk berkontribusi, memberikan yang terbaik, dan saya sangat menghargai itu. Declan Rice sangat kelelahan, dia merasa tidak enak badan, namun dia bermain 94 menit di level tertingginya," kata Arteta.
"Mengenai Noni Madueke, ada sesuatu di lututnya, jadi kami harus menariknya keluar dari pertandingan," tambah sang manajer.
Hasil kacamata 0-0 cukup memastikan Arsenal lolos ke babak semi final UCL musim ini. Arsenal berhak lolos dengan unggul agreggat 1-0 dari Sporting. Saat pertemuan perdana skuad Mikel Arteta sukses mengalahkan Sporting dimarkasnya sendiri.