Shin Tae-yong. (Foto: Pinterest)

Petuah Keras Shin Tae-yong untuk Skuad Macan Kemayoran

Sportify.id - Pelatih anyar Persija Jakarta, Shin Tae-yong memberikan pesan yang sekaligus menjadi kisi-kisi permainan Macan Kemayoran dimusim depan. Target besar yang diberikan oleh manajemen membuat STY harus bekerja ekstra begitupun juga dengan seluruh skuad Persija demi merebut kejayaan dimusim depan.

Juru taktik yang sukses membawa Indonesia ke babak 16 besar Piala Asia AFC 2023 dan menembus putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia itu berpesan kepada anak didiknya untuk melakukan sesuatu yang lebih bagi tim.

“Para pemain harus berkorban demi tim. Semua pemain harus bermain dengan pemikiran bahwa mereka akan berlari selangkah lebih banyak daripada rekan setimnya. Jika begitu, hasil yang baik pasti akan mengikuti, dan fans yang tidak kamu duga pun akan menyambut,” kata Shin Tae-yong.

Pelatih berusia 57 tahun itu menyampaikan bahwa semua pemain harus bisa merebut bola dari lawan tanpa terkecuali. Setiap pemain harus bisa merebut bola dari pemain lawan untuk membantu tim agar tak tertekan.

“Maksud dari mau berkorban untuk tim adalah meskipun dia berada di posisi paling depan (striker), ketika dia kehilangan bola, dia mau turun sampai ke area penalti kami sendiri untuk melakukan tekel, merebut bola, dan membawanya kembali. Tentu tidak bisa dilakukan setiap saat, tetapi jika hal seperti itu muncul satu atau dua kali saja demi tim, itu akan membuat seluruh pemain menjadi satu dan berlari keras bersama,” tuturnya lagi.

Para pemain harus memberikan lebih dari 100 persen kemampuannya. Sebab, ia menyadari bahwa sebagai salah satu klub dengan sejarah panjang dan basis suporter besar, standar keberhasilan bagi Macan Kemayoran bukan sekadar tampil kompetitif, melainkan mampu mencapai pencapaian tertinggi.

“Kesuksesan itu sebenarnya, karena ini tim ibu kota dan punya banyak fans, bukankah harus juara? Sukses adalah juara. Saya harus berani mengatakannya. Sukses artinya harus juara. Sekarang adalah waktunya agar Persija bisa menjaga harga diri dan martabatnya. Itu pemikiran pribadi saya,” pungkas STY.

    Terbaru

    Terkait