Sportify.id - Barcelona mendapat kabar kurang menyenangkan setelah Raphinha mengalami masalah pada paha kanan ketika membela Timnas Brasil menghadapi Australia dalam pertandingan persahabatan di Brisbane, Selasa (29/9).
Raphinha dipercaya tampil sejak awal pertandingan dan dimainkan sebagai penyerang tengah. Ia memberikan kontribusi langsung dengan mencetak gol melalui eksekusi penalti pada menit ke-45’. Namun, pemain Barcelona tersebut tidak melanjutkan pertandingan setelah turun minum.
Pergantian Raphinha dilakukan karena pemain berusia 29 tahun tersebut merasakan ketidaknyamanan pada bagian paha kanannya. Kondisi itu langsung menjadi perhatian Barcelona mengingat sang pemain memiliki peran penting dalam lini serang klub pada awal musim 2026/2027.
Masalah tersebut juga terjadi setelah Raphinha menjalani pertandingan sebelumnya bersama Brasil. Ia bermain penuh selama 90 menit dalam laga melawan Australia beberapa hari sebelumnya yang berakhir imbang 1-1.
Situasi itu membuat beban fisik Raphinha menjadi perhatian. Timnas Brasil bahkan kemudian memutuskan memulangkannya ke Barcelona setelah pemeriksaan medis menunjukkan adanya sedikit edema otot di bagian belakang paha kanan.
Kabar tersebut relatif melegakan karena pemeriksaan tidak menemukan cedera otot serius. Brasil mengambil langkah pencegahan dengan tidak memainkan Raphinha pada pertandingan berikutnya melawan India.
Barcelona tetap harus menunggu perkembangan kondisi sang pemain. Klub tentu berkepentingan memastikan Raphinha mendapatkan pemulihan yang tepat sebelum kembali ke lapangan.
Pada awal musim ini, Raphinha tampil produktif bersama Barcelona. Catatan 14 gol dan tiga assist yang disebut dalam laporan Bola.net menunjukkan kontribusinya terhadap lini serang tim asuhan Hansi Flick.
Dengan demikian, perhatian Barcelona kini bukan hanya mengenai kapan Raphinha kembali, tetapi juga bagaimana memastikan masalah paha tersebut tidak berkembang menjadi cedera yang lebih serius.
Keputusan Brasil memulangkan Raphinha menjadi langkah pencegahan agar sang pemain dapat menjalani pemulihan bersama klub. Barcelona selanjutnya akan memantau hasil pemeriksaan dan perkembangan kondisi fisiknya sebelum menentukan program latihan berikutnya.