Sportify.id - Sassuolo mengalami periode sulit di Serie A setelah Jay Idzes menepi akibat cedera otot paha kiri. Bek tengah yang juga menjadi kapten Timnas Indonesia tersebut absen ketika klub Italia itu berusaha menjaga konsistensi pada awal musim 2026/2027.
Dikutip dari detikSport Idzes disebut mengalami robekan sedang pada otot quadriceps paha kirinya ketika Sassuolo mengalahkan Juventus 3-2 pada pertengahan September 2026. Cedera tersebut diperkirakan membuatnya absen selama satu setengah hingga dua bulan.
Pelatih Sassuolo, Alberto Aquilani serta para pemain yang mengisi lini belakang harus menyesuaikan diri dengan absennya Idzes. Kehilangan bek tengah tidak hanya mengurangi pilihan pemain, tetapi juga dapat memengaruhi komunikasi dan koordinasi pertahanan.
Semenjak Jay Idzes masuk ruang perawatan, Sassuolo belum meraih kemenangan dalam tiga pertandingan liga tanpa sang bek, dengan dua kekalahan dan satu hasil imbang. Kekalahan terbaru terjadi ketika mereka takluk 2-4 dari Frosinone.
Posisi bek tengah membutuhkan kemampuan membaca pergerakan lawan, menjaga garis pertahanan, dan mengatur komunikasi dengan rekan setim. Kehilangan pemain yang terbiasa menjalankan fungsi tersebut dapat membuat organisasi tim berubah.
Aquilani perlu memastikan pemain pengganti memahami tanggung jawab posisi dan mampu menjaga koordinasi. Perbaikan juga perlu dilakukan pada perlindungan lini tengah agar bek tidak terus-menerus menghadapi serangan lawan dalam situasi terbuka.
Seperti diketahui, Idzes mempunyai peranan penting dalam memberikan kepemimpinan dan keteraturan bagi pertahanan Sassuolo. Meski demikian, rangkaian hasil buruk tidak dapat dibebankan kepada absennya satu pemain semata karena performa tim juga dipengaruhi taktik, kualitas lawan, dan kondisi pemain lain.
Kembalinya Idzes diharapkan membantu Sassuolo, tetapi proses pemulihan cedera harus menjadi prioritas. Memaksakan pemain kembali terlalu cepat justru berisiko memperpanjang masa absennya.