Pemain Timnas Inggris saat merayakan gol. (Foto: Mike Stewart)

Sepuluh Tim Amankan Tiket 16 Besar, Negara Mana yang Akan Menyusul?

Sportify.id - Pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 terus menghadirkan kejutan sejak fase gugur mulai bergulir pada akhir Juni lalu. Hingga Kamis, (2/7), tercatat sepuluh negara telah memastikan langkah mereka ke babak 16 besar dalam turnamen yang untuk pertama kalinya diikuti oleh 48 negara tersebut. Siapakah yang akan menyusul 6 slot tersisa?

Kesepuluh tim yang lolos tersebut adalah Kanada, Paraguay, Maroko, Prancis, Brasil, Norwegia, Meksiko, Inggris, Belgia, dan Amerika Serikat. Belgia dan tuan rumah Amerika Serikat tercatat sebagai dua negara terbaru yang memastikan tempat mereka di fase berikutnya, menyusul tim-tim yang lebih dulu lolos pada hari-hari sebelumnya.

Salah satu kisah menarik datang dari Kanada, yang mencatatkan sejarah baru usai menyingkirkan Afrika Selatan lewat kemenangan tipis 1-0. Raihan ini tentu sangat membanggakan bagi Kanada yang sejak awal sejatinya tak terlalu diperhitungkan.

Sementara itu, sejumlah tim unggulan justru harus mengakhiri perjalanan mereka lebih cepat dari perkiraan. Negara-negara favorit juara seperti Jerman, Belanda, Jepang, Pantai Gading, Swedia, dan Ekuador tercatat sebagai negara-negara yang tersingkir pada fase ini, mempertegas bahwa format gugur baru membuka peluang kejutan yang lebih besar dibandingkan edisi-edisi sebelumnya.

Meski sepuluh tiket telah terisi, enam slot lainnya di babak 16 besar masih diperebutkan oleh 12 negara tersisa. Juara bertahan Argentina juga masih menunggu waktu dengan menghadapi tim debutan sekaligus kejutan Cape Verde.

Spanyol juga masih akan menghadapi tim kuda hitam Austria di babak 32 besar. Duel yang paling dinanti tentu saja pertandingan sesama tim eropa antara Portugal vs  Krosia.

Format baru dengan 48 tim ini membuat total pertandingan meningkat drastis menjadi 104 laga, jauh melampaui edisi-edisi sebelumnya. Kepadatan jadwal pun dinilai menjadi tantangan tersendiri bagi tiap kontingen, terutama dalam hal manajemen kebugaran pemain menjelang fase-fase krusial turnamen empat tahunan ini.

 

    Terbaru

    Terkait