Para pemain Madrid (Foto: Pinterest)

Tersingkir dari UCL, Real Madrid dalam Bayang-Bayang Tanpa Trofi di Musim Ini

Sportify.id - Musim berat bagi Real Madrid setelah menelan kekalahan dari Bayern Munchen dilaga leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026. Kekalahan ini membuat Los Blancos harus keluar dari perburuan gelar juara dan membuat El Real terancam dengan bayang-bayang tanpa trofi di akhir musim nanti.

Real Madrid harus tersingkir dari UCL lewat laga super ketat dengan Munchen. Walau sempat unggul namun skuad asuhan Alvaro Arbeloa tak mampu menjaga keungulan tersebut. Bahkan empat gol bersarang digawang Los Blancos yang menjadi bukti rapuhnya lini belakang Madrid.

Kegagalan ini memperpanjang catatan kurang meyakinkan Madrid di kompetisi Eropa musim ini. Mereka tidak mampu menjaga konsistensi sejak fase gugur dimulai.

Terpisah, di kompetisi domestik, Madrid juga menghadapi situasi yang tidak ideal. Mereka tertinggal sembilan poin dari Barcelona dengan hanya tujuh laga tersisa. Selisih poin tersebut menjadi tantangan besar untuk dikejar dalam waktu singkat, apalagi Barcelona tampil stabil sepanjang musim ini.

Jika tidak ada perubahan signifikan, peluang Madrid untuk merebut gelar La Liga sangat kecil. Mereka kini bergantung pada hasil tim lain selain performa sendiri.

Sejatinya musim ini memang berjalan tidak stabil sejak awal bagi Madrid. Xabi Alonso memulai musim sebagai pelatih sebelum berpisah pada Januari dan digantikan oleh Alvaro Arbeloa hingga akhir musim ini.

Pergantian nahkoda inilah yang mungkin membuat Real Madrid sedikit goyang dan tak tampil konsisten sepanjang musim ini. Dua gelar lainnya seperti Copa del Rey dan Supercona de Espana juga harus Madrid relakan setelah ditumbangkan oleh lawannya.

Madrid lebih dulu tersingkir di Copa del Rey setelah kalah dari Albacete pada babak 16 besar. Hasil tersebut menambah daftar kegagalan di kompetisi domestik. Pada ajang Supercopa de Espana, Madrid juga gagal meraih gelar setelah kalah 2-3 dari Barcelona di partai final. Kekalahan itu menegaskan dominasi rival mereka musim ini.

Dengan situasi saat ini, Madrid berpotensi mengakhiri musim tanpa trofi. Kondisi ini menjadi evaluasi besar bagi klub dalam menyusun ulang kekuatan untuk musim berikutnya.

 

    Terbaru

    Terkait