Sportify.id - Tim Nasional Minifootball Indonesia bersiap menghadapi Irak pada laga lanjutan Asian Minifootball Championship 2026 yang berlangsung di ASIOP Stadium, Jakarta, Senin (14/9). Setelah mengawali turnamen dengan kemenangan telak 8-1 atas Bangladesh, skuad Garuda akan menghadapi tantangan berbeda dari Irak.
Indonesia dan Thailand sama-sama mengoleksi tiga poin setelah pertandingan pertama. Thailand untuk sementara berada di puncak Grup A berkat kemenangan 15-0 atas India, sementara Indonesia menempati posisi kedua dengan kemenangan 8-1 atas Bangladesh. Sementara Iraq akan melakoni laga perdananya di turnamen kali ini saat berhadapan dengan Indonesia.
Situasi tersebut membuat pertandingan menghadapi Irak menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk menjaga persaingan di papan atas Grup A.
Pelatih Timnas Minifootball Indonesia, Indra Kurnia Purnomo mengatakan tim pelatih telah menyiapkan pendekatan permainan yang berbeda untuk menghadapi Irak. Menurutnya, strategi yang digunakan saat menghadapi Bangladesh tidak akan serta-merta diterapkan pada pertandingan berikutnya.
“Untuk menghadapi Iraq tentunya kami sudah menyiapkan set play yang berbeda dengan pertandingan sebelumnya melawan Bangladesh. Pendekatan permainan kami memang akan selalu berbeda di setiap pertandingan,” ujar sang pelatih.
Selain aspek taktikal, kondisi fisik pemain menjadi perhatian penting tim pelatih. Dengan jadwal pertandingan yang berlangsung cukup padat, kemampuan menjaga kebugaran pemain menjadi salah satu faktor yang menentukan perjalanan Indonesia sepanjang turnamen.
“Jadwal yang sangat padat pastinya akan sangat berpengaruh terhadap kondisi fisik pemain. Beruntung di staf kepelatihan kami memiliki physio dan tim kesehatan yang juga sudah menyiapkan sejumlah skema untuk mengatasi masalah fisik pemain dalam menghadapi jadwal yang sangat padat ini,” katanya.
Indonesia sendiri harus menjalani empat pertandingan fase grup dalam waktu empat hari. Setelah menghadapi Bangladesh pada laga pertama dan Irak pada Senin (14/9), Indonesia masih akan bertemu India pada Selasa (15/9) serta Thailand pada Rabu (16/9).
Karena itu, pengelolaan kondisi fisik dan rotasi pemain menjadi bagian penting dari strategi Indonesia untuk menjaga konsistensi hingga fase berikutnya.
Target tinggi yang dipasang federasi juga menjadi bagian dari tantangan yang harus dikelola tim.
Pelatih mengakui ekspektasi tersebut sempat memberikan tekanan tambahan kepada sebagian pemain. Namun, tekanan itu kini coba diubah menjadi motivasi untuk memberikan penampilan terbaik di setiap pertandingan.
“Untuk target yang dipasang oleh federasi memang harus diakui sedikit banyak sempat membuat sebagian pemain merasa memiliki beban tambahan. Tapi saya terus menjelaskan kepada para pemain bahwa target tersebut justru harus dikonversi menjadi motivasi untuk meraih hasil maksimal di setiap pertandingan,” ujar Indra.
Target tersebut bukan tanpa alasan. Indonesia memiliki pengalaman positif pada perhelatan sebelumnya dengan berhasil mencapai partai final sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan Iran dan keluar sebagai runner-up.
Ketua Umum Federasi Minifootball Serikat Indonesia (FMSI), Eric Tuapattinaya, menilai absennya Iran pada edisi kali ini membuat peluang Indonesia untuk meraih gelar semakin terbuka.
“Di perhelatan sebelumnya kami berhasil menduduki posisi runner-up, ketika itu kami harus kalah dari Iran di laga final. Dan di turnamen kali ini Iran yang merupakan salah satu negara terkuat tidak dapat berpartisipasi, sehingga harusnya kami memiliki peluang lebih besar untuk membawa gelar juara di perhelatan edisi kali ini,” kata Eric yang juga menjabat sebagai Presiden Asian Minifootball Confederation.
Format fase grup ANMC 2026 membuat setiap tim di Grup A menjalani sistem round robin. Dua tim teratas dari masing-masing grup akan melaju ke semifinal, sementara tim yang berada di posisi ketiga hingga kelima tetap akan memainkan pertandingan untuk mengejar posisi di peringkat dunia.
Bagi Indonesia, kemenangan atas Irak akan semakin memperkuat posisi dalam persaingan menuju dua besar Grup A sekaligus menjaga jalur menuju semifinal.
Jadwal ANMC Asia Cup 2026 — Senin, 14 September
15.00 WIB — Uzbekistan vs Suriah
16.30 WIB — Uni Emirat Arab vs Pakistan
18.00 WIB — Thailand vs Bangladesh
19.30 WIB — Indonesia vs Irak