Jakarta - Wiji Lestari sudah hampir sembilan bulan menggeluti disiplin baru di cabang olahraga balap sepeda. Jika sebelumnya dia turun di BMX, kini dia lebih fokus ke sepeda trek, khususnya nomor sprint.
Wiji mengatakan, dirinya mulai beralih ke trek pada Desember 2021. Pada Asian Games 2018, dia sebenarnya mampu menyumbang emas di disiplin BMX.
Meski belum setahun, Wiji sudah mampu unjuk gigi di ajang internasional.
Asian Track Cycling Championships 2022di Indira Gandhi Sport Complex, New Delhi, India, 18-22 Juni, menjadi debutnya sebagai pebalap trek.
Dalam ajang tersebut, Wiji menempati posisi kelima di nomor Women Elite 500m Time Trial, posisi ke-10 pada nomor Women Elite Sprint, dan urutan ke-10 di nomor Women Elite Keirin, demikian yang dilansir dari Antaranews.
Sementara di ajang Track Asia Cup 2022 di Suphanburi, Thailand, 26-30 Agustus, dia mengemas dua perak di nomor Women Elite Keirin dan Women Elite 500m Time Trial serta perunggu dari Women Elite Sprint.
"Dari balapan di Thailand saya mendapatkan banyak pelajaran. Saya melihat bagaimana teknik dari atlet dari negara lainnya berlomba sehingga menjadi bekal saya selanjutnya," kata Wiji.
Meski demikian, Wiji merasa masih butuh jam terbang. Dia berharap bisa lebih banyak mengikuti kejuaraan, baik nasional maupun internasional.
"Sebab, untuk trek harus lebih sering berlomba agar tahu lawan seperti apa, teknik, sehingga nantinya saya bisa mempersembahkan medali lagi untuk Indonesia," pungkas Wiji kepada Antaranews.