PSSI akan segera menunjuk Direktur Teknik yang nantinya akan akan bekerja untuk menjalankan program PSSI termasuk dalam membentuk pelatih-pelatih di Indonesia serta memantau para talenta pesepakbola muda.
Sejauh ini sempat ada nama mantan pelatih Jerman Joachim Low dan juga mantan penyerang Timnas Jerman Oliver Bierhoff yang digadang menjadi direktur teknik PSSI.
Terkait persoalan direktur teknik PSSI, Tommy Welly dalam podcast Sportify Indonesia menegaskan kalau jabatan direktur teknik PSSI adalah untuk masa depan sepakbola Indonesia jadi seorang direktur teknik harus bisa mempersiapkan sepakbola Indonesia 5 sampai 15 tahun ke depan dan tidak popular pastinya.
“jadi kalau dirtek for the future masa depan persiapkan sepakbola Indonesia 5 sampai 10 tahun dan 15 tahun mendatang berarti dia berbicara kepelatihan, berbicara pembinaan usia muda, dia berbicara tentang kompetisi usai muda jadi dia mengurusi dapurlah, gak populer , jadi bukan dirtek itu nempel ke head coach trus ngerecokin head coach yang senior bukan, dia bicara tentang filosofi sepakbola suatu negara,” kata Tommy Welly dalam podcast dengan judul "WAJIB...!!! ASA TIMNAS HARUS DIRAWAT ORANG YANG TEPAT DAN PEMAIN LOKAL TETAP PUNYA TEMPAT", yang ditayangkan di kanal youtube @Sportify Indonesia.
Untuk menjadi seorang direktur teknik PSSI maka dia harus tahu tentang sepakbola negeri itu (Indonesia), kalau kemudian yang menjadi pilihan adalah orang asing menurut Tommy Welly akan butuh waktu yang lama untuk belajar, observasi dan ini yang akan menjadi persoalan.
Bahkan jika meminta masukan dari FIFA sekalipun terkait direktur teknik sebuah organisasi sepakbola maka FIFA pasti akan menganjurkan untuk sosok yang mengerti sepakbola disebuah negara itu.
Tommy Welly mengistilahkan tailor-made atau sepabolamu harus dibangun dengan caramu sendiri, dan yang paham untuk itu adalah orang technical domestic dan saat ini menurut Tommy Welly sudah banyak technical domestic yang professional lesion.
Apa yang diungkapkan Tommy Welly dalam Podcast Sportify Indonesia dengan host Yusuf Ibrahim terkait direktur teknik ini karena Towel (sapaan Tommy Welly) pernah mengikuti kursus FIFA dan badan sepakbola dunia ini tidak pernah menganjurkan untuk mengambil gaya dari negara manapun tetapi dari negara sendiri.
Dan FIFA selalu meminta sebuah negara untuk mempunyai pelatih-pelatih yang hebat dan mempunyai lisensi. Kalau sebuah negara tidak mempunyai pelatih-pelatih yang hebat maka kualitas sepakbolanya akan rendah.
“Inggris mempunyai kompetisi yang hebat dan luar biasa kompetisi nomor satu namun pelatih local Inggris tidak ada yang hebat, club-club besar menggunakan pelatih asing dan tidak ada pelatih Inggris yang masuk 10 besar,” ungkap Tommy Welly.
Dan untuk itulah peran dari direktur teknik PSSI nantinya harus bisa membuat masa depan yang baik bagi sepakbola Indonesia, dan mengutip dari FIFA.
“Sepakbola harus dibangun dengan caramu sendiri” maka direktur teknik yang nanti akan menjabat harus bisa membuat planning yang baik utuk masa depan sepakbola nasional atau Tailor Made.
Lalu siapa sosok yang pantas menjabat direktur teknik PSSI diluar nama dari Jerman seperti Joachim Low atau Oliver Bierhoff versi Tommy Welly saksikan di Podcast Sportify Indonesia "WAJIB...!!! ASA TIMNAS HARUS DIRAWAT ORANG YANG TEPAT DAN PEMAIN LOKAL TETAP PUNYA TEMPAT"
Jangan lupa like dan Subscribe untuk mendapatkan informasi terbaru memengenai dunia olahraga di kanal Sportify Indonesia.