Sportify.id - Ethan Jake Frans, belia 12 tahun, menyapu bersih gelar sektor putra di pekan pertama turnamen antar belia Asia ini. Berpotensi bertengger di nomer 30-an Asia, Jake akan menjadi tunggal putra Merag Putih nomer dua di daftar tersebut, di bawah Rafalentino Ali da Costa. Koleksi medali ATF-nya kini pun berjumlah tiga keping.
"Rasanya senang, ya. Aku enggak merasa peringkat ini membebaniku. Aku sebenarnya pengen main di seri Championship ATF ini. Aku malah pengen ketemu peringkat lebih tinggi dariku,” ujar Jake.
Pada partai final tunggal, unggulan pertama ini mengalahkan unggulan kedua asal Singapura, Matthew Tay, 6-2, 6-0. Kemenangan straight set ini pun melengkapi torehan positifnya dengan kemenangan 10 set beruntun. Pada seri pertama ini, satu-satunya set yang hilang terlepas di set pembuka di pertandingan pertamanya.
"Lumayan sulit, ya, pertandingannya. Dia (Matthew) bermain ulet. Untungnya, aku bisa konsisten dan lebih berani nembak. Aku ngambil bolanya lebih cepat dan nyoba manjangin pukulan," ujar Jake, yang mengidolai Jannik Sinner.
"Ada bedanya juga, sebenarnya, permainanku hari ini. Dia kan mainnya banyak di belakang, ya. Nah, aku banyak ngebuat dropshot dan kebetulan lagi bagus-bagusnya hari ini. Terus, di set kedua, aku melihat dia udah marah-marah. Mentalnya agak turun. Jadi, untung, aku bisa dapat kesempatan lebih baik," tambahnya.
Sementara itu, Jake yang berpasangan atlet Negeri Singa Putih, Nicholas Min Eng Pak, melewati duet Indonesia, Komang Bagus Wahyu Purustama/Reavan Rio Suryana di final ganda. Unggulan pertama ganda ini menang, 6-1, 7-5.
Noya dan Jake pun telah memastikan dirinya untuk mengikuti pekan kedua ajang Sportama ATF Asian Tennis Series Jakarta. Selain dua seri KU 14 putri dan putra, perhelatan keempat Sportama Tennis Institute Jakarta ini juga menggulirkan KU 16 tahun putra pada pekan kedua ajang entry level antar belia Asia ini.