Sportify.id - Timnas basket Kanada meraih hasil sempurna dalam laga ketiga Grup H FIBA World Cup 2023 saat berhasil mengalahkan Timnas Latvia 101-75 dalam laga yang berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta Selasa (29/8/2023).
Dengan hasil ini maka Kanada berhasil menyelesaikan fase Grup H dengan meraih kemenangan tiga kali beruntun. Hasil ini adalah yang pertama kali diraih Kanada sejak pertama kali tampil di FIBA World Cup tahun 1986.
Kanada memulai laga dengan lamban hal ini dimanfaatkan oleh Latvia yang mendominasi kuarter pertama memimpin sampai pertengahan kuarter pertama melalui kerjasama apik Daris Bertans, Rolands Smits dan Arturs Zagars.
Kuarter pertama terlihat mudah bagi Latvia sementara Kanada berusaha mengimbangi permainan dari negara pecahan Uni Sovyet. Kuarter pertama Latvia unggul 10 poin atas Kanada 13-23.
Kuarter kedua, Kanada bangkit dengan bermain efektif baik dalam menyerang maupun bertahan. Shai Gilgeous-Alexander, Kelly Olynyk dan RJ Barrett mulai menampilkan keuataannya di kuarter kedua ini walau Latvia sebenarnya memulai dengan baik melalui three poin shot Arturs Zagars yang membuat poin 30-20.
Defense yang baik serta fastbreak yang selalu berhasil membuat poin membuat Kanada unggul dalam kuarter kedua, Shai Gilgeous-Alexander beberapa kali mampu melakukan rebound sementara RJ Barrett berhasil mendulang poin, walaupun perlawanan keras juga ditunjukkan oleh Anderjs Grazulls, Radions Kurucs dan Davis Bertans.
Kanada berrhasil mengejar poin dari Latvia yang di kuarter pertama tertinggal 10 poin kita menjadi unggul tipis dan keunggulan didapat diakhir laga sebuah lay-up dari RJ Barrett menutup keuarter kedua dengan 43-42 Kanada unggul 1 poin atas Latvia.
Shai Gilgeous-Alexander menjadi motor tim Kanada saat mengalahkan Latvia (foto:FIBAWorldCup2023)
Selepas jeda, Kanada mendapat momentum atas keunggulan mereka di kuarter kedua dengan tampil agresif dan kerjasama yang baik antar pemain.
Pertandingan ketat terjadi diawal kuarter ketiga, Kanada dan Latvia saling serang untuk meraih poin sampai enam menit pertandingan berlangsung kedudukan tipis untuk keunggulan Kanada 55-54 saat Aigars Skele membuat poin untuk Latvia melalui lay-up.
Shai Gilgeous-Alexander menjadi motor bagi Kanada dalam meraih keunggulan di akhir kuarter ketiga dengan menjadi jenderal lapangan sehingga memudahkan pemain-pemain Kanada lainnya seperti RJBarrett dan Nickel Alexander-Walker membuat poin. Kanada akhirnya berbaik unggul 10 poin atas Latvia di akhir kuarter ketiga dengan 67-57.
Kuarter keempat Kanada tidak tertahan dan berhasil menguasai permainan, tim racikan pelatih Jordi Fernandez tidak membiarkan Latvia tampil seperti kuarter pertasma yang membuat poin demi poin di raih Dillon Brooks dan kawan-kawan.
Kanada berhasil meraih 34 poin dikuarter ini sementara Latvia meraih 18 poin sehingga kuarter keempat yang menjadi akhir laga Kanada menang dengan jarak poin yang jauh atas Latvia 101-75.
Pelatih Latvia Luca Banchi mengakui lawannya lebih baik diaga ini tapi tim asuhannya memberikan perlawanan yang luar biasa.
“Pertama-tama, saya ingin mengucapkan selamat kepada lawan kami yang memainkan permainan yang sangat solid. Angka-angka tersebut membuktikan performa mereka yang sangat luar biasa, mereka membuktikan potensi mereka. Kami kehilangan energi karena bermain dengan tim seperti Kanada yang tampil dengan energi yang luar biasa. Tapi kami memberi fans kami permainan yang diinginkan jadi saya yakin Latvia malam ini pantas mendapat tepuk tangan dari para penggemar kami." kata Luca Banchi.
Jordi Fernandez pelatih Kanada memuji permainan Latvia tapi akhirnya timnya meraih kemenangan walau memulai dengan tidak baik diawal.
"Saya memberikan banyak pujian kepada mereka. Kami bermain melawan tim yang sangat bagus, sangat terlatih dengan semua penggemarnya. Saya sangat senang atas upaya kolektif selama tiga kuarter ketika kami sangat disiplin. Tapi kami tidak memulainya dengan baik, tapi pada akhirnya kami bisa keluar dari kesulitan, dan kami bermain dengan kerjasama yang baik bekerja sebagai sebuah tim yang akhirnya berhasil memenangkan pertandingan," ucap Jordi Fernandez.
Dengan hasil ini Kanada tampil sebagai juara Grup H dengan hasil sempurna meraih 3 kemenangan sementara Latvia walaupun kalah tapi lolos ke babak selanjutnya mendampingi kanda karena torehan dua kemenangan dan 1 kali kalah.