Sportify.id - Timnas Basket putri Indonesia saat ini sedang menunggu lawan yang akan dihadapi di semifinal. Mereka menunggu pemenang dari pertandingan kualifikasi semifinal antara Thailand melawan Malaysia. Pertandingan itu berlangsung hari ini (17/8/2023). Sementara partai semifinal sendiri akan berlangsung besok (18/8/2023).
Ketum PP Perbasi dan Sekjend meminta doa dan dukungan masyarakat Indonesia untuk timnas agar bisa buat sejahar.
“Kami datang ke Thailand untuk memberikan support kepada Timnas Putri. Kami berharap hasilnya maksimal agar menjadi catatan baru lagi bagi PERBASI,” ungkap Sekjen PP PERBASI Nirmala Dewi.
“Masyarakat Indonesia, mohon doa dan dukungan agar Timnas Indonesia cetak sejarah baru di Thailand bahwa dari ajang ini kita lolos ke Divisi A,” lanjut Ketum PP PERBASI Danny Kosasih.
Menatap Semifinal, Timnas Indonesia memiliki keuntungan. Mereka lebih bugar karena mendapatkan istirahat dua hari. Terakhir Timnas basket putri Indonesia berhasil mengalahkan Iran 65-56 pada laga terakhir penyisihan Grup A pada 15 Agustus 2023.
Penanggung jawab Timnas Putri Christopher Tanuwidjaja memberikan apresiasi atas perjuangan para pemain di lapangan. Mereka dibawa ke suatu tempat agar rileks.
“Usai pertandingan terakhir 2 hari lalu melawan Iran, kami ajak para Pemain dinner sama-sama ke tempat yang sekalian ada entertainment-nya. Supaya mereka relaks-an sedikit,” ungkap Christopher Tanuwidjaja.
Para pemain Indonesia sudah mulai berlatih lagi untuk persiapan menghadapi aga semifinal. Karena waktu latihan bersamaan dengan acara upacara hari ulang tahun (HUT) RI ke-78 KBRI Thailand, para pemain mengadakan upacara sendiri di lapangan.
Sementara upacara HUT RI di KBRI Thailand dihadiri Ketum dan Sekjen PP PERBASI dan manajemen Timnas Putri.
Untuk perjuangan di Thailand, Christopher menegaskan bahwa tidak ada kendala apapun. Semua berlangsung lancar dan pemain juga dalam kondisi bugar.
Sebelumnya Timnas Putri Indonesia mencetak sejarah di SEA Games 2023 Kamboja. Pada pelaksanaan multieven tersebut, Henny Sutjiono dkk merebut medali emas pertama dari bolabasket 5on5 sejak SEA Games dilaksanakan pada 1959.
Sejarah itu memperpanjang catatan emas bolabasket Indonesia karena pada SEA Games sebelumnya di Vietnam, Timnas Putra merebut emas untuk kali pertama SEA Games berlangsung.