Sportify.id - Total ada empat scrimmage game diagendakan Timnas Elite Putra sebelum terbang ke Hangzhou untuk berjuang di Asian Games 2022 pada 23 September hingga 8 Oktober 2023. Empat pertandingan uji coba itu semuanya melawan Select Team di GBK Arena Senayan, Jakarta Pusat. Tim ini diisi para pemain pilihan kombinasi lokal dan asing.
Timnas basket Indonesia atau Timnas Elite Putra melakukan uji coba pertama berlangsung pada Kamis (14/9/2023). Hasilnya, Timnas Elite Putra menang 89-80. Kemudian uji coba kedua berakhir dengan 71-89 untuk kemenangan Select Team (16/9/2023).
Pada laga ketiga yang berlangsung pada Senin (18/9/2023), Timnas Elite Putra kalah 92-105. Uji coba keempat seharusnya berlangsung Selasa tapi digeser Rabu (20/9/2023) karena ada acara pelepasan dan pengukuhan Tim Indonesia untuk Asian Games oleh Presiden Joko Widodo.
Manager Timnas Elite Putra Jeremy Imanuel Santoso menjelaskan, dalam rangkaian uji coba ini bukan kalah menang yang dicari. Scrimmage game ini bertujuan untuk adaptasi dengan cara bermain lawan Indonesia di Asian Games nanti.
“Untuk scrimmage game, bukan kalah dan menang yang kita cari. Pertandingan ini untuk adaptasi lawan, dimana Select Team ini kita buat untuk memerankan lawan kita nanti di group stage. Misal, saat ini kita sedang mencoba bagaimana hadapi permainan Timnas Qatar. Kita lihat anak-anak perlu adaptasi, dimana dia bisa tiba-tiba full court defence, tida-tiba tidak. Jadi memang anak-anak perlu adaptasi di situ,” jelas Jeremy.
Timnas Elite Putra tidak bisa menurunkan kekuatan terbaik. Ada delapan pemain yang merupakan bagian dari the winning team saat meraih emas SEA Games Hanoi absen dengan berbagai alasan.
Mereka adalah Andakara Prastawa, Arki Dikania Wisnu, Brandon Jawato, Marques Bolden, Dame Diagne, Derrick Michael, Agassi Goantara, dan Abraham Damar Grahita. Absennya mereka membuat Badan Tim Nasional PERBASI memaksimalkan potensi pemain muda. Mereka di antaranya Anthony Erga, Pandu Wiguna, Muhammad Reza Guntara, Karl Patrick Gloria, Nickson Damara Gosal, Aldy Izzatur Rachman, Ali Bagir, Xavier Charles, dan Xavi Yonga.
Jeremy Imanuel Santoso menjelaskan target Timnas Basket Indonesia adalah memberiikan yang terbaik untuk Indonesia.
“Untuk target di Asian Games, tentu target kita harus menang ya, tapi target realistis kita adalah, memberikan yang terbaik. Saya juga tidak mungkin bilang dari sekarang wah Indonesia udah pasti kalah, kan tidak mungkin juga. Semua masih bisa terjadi, kita lihat saja di Piala Dunia kemarin, tim dunia seperti Prancis aja bisa kalah,” jelas Jeremy Imanuel Santoso.
Terkait pemain naturalisasi yang akan membela Indonesia, Jeremy menjelaskan, saat ini Anthony Bean yang menjadi opsi. Dia sudah ikut latihan. Namun, untuk kepastiannya akan menunggu regulasi final dari Panitia Asian Games. Apakah semua bisa tanpa melihat waktu naturalisasi atau harus sudah tiga tahun pegang paspor hijau.
“Soal aturan itu kita sedang tanya juga ke Hangzhou Asian Games Organizing Committee, karena sebenarnya di technical handbook itu tidak tertulis, adanya di OCS rules-nya. Namun kita akan tetap bawa Bean ke sana,” ujar Jeremy Imanuel santoso.
Kalaupun akhirnya Anthony Bean tidak bisa diturunkan karena regulasi panitia akan dilakukan replace rooster dan pemain penggantinya akan langsung ke Hangzhou. Menurut Jeremy Anthony Santoso untuk pemain naturalisasi hanya Anthony Bean yang dipersiapkan.
"Siapa pun yang kita pilih akan langsung berangkat ke Tiongkok. Untuk pemain naturalisasi kita hanya persiapkan Bean saja, jadi kalau diganti ya pemainnya ya bukan naturalisasi,” lanjut Jeremy Imanuel Santoso.
Sementara itu, salah satu penggawa Timnas Elite Putra Kaleb Ramot menjelaskan, peluang untuk melaju ke fase berikutnya masih terbuka. Hal itu membuat para pemain menjadi bersemangat meskipun dalam perjuangan nanti ada kemungkinan akan main tanpa naturalisasi.
“Sebenarnya kalau bicara peluang sih ada, karena kita diambil 3 per grup ya. Jadi kita menang sekali aja kita lolos. Jadi, peluang ada, dan kita harap bisa ambil (memenangkan) salah satu. Jadi kita bisa lolos ke tahap berikutnya. Kami optimistis damai capaian 2018, yaitu menembus 8 besar,” tukas Kaleb Ramot
Indonesia di Asian Games Hangzhou nanti berada di Grup D bersama Korea Selatan, Jepang, dan Qatar. Semua pertandingan berlangsung di University Zijingang Campus Gumnasium.