Sosialiasi Makan Bergizi Gratis (Foto: Istimewa)

Nutrisi Tepat dan Seimbang Kunci dalam Melahiran Generasi Berkualitas di Masa Depan

Klungkung, Bali (20/4) – Implementasi pogram Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan kepada masyarakat sebagai upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat ekonomi lokal. Pemerintah kali ini menggelar kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Dusun Negari, Klungkung, Bali pada Sabtu, (18/4).

Anggota Komisi IX DPR RI, Tutik Kusuma Wardhani dalam sambutannya menegaskan bahwa program MBG bukan hanya sekadar intervensi pemenuhan gizi, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.

“Gizi yang baik dan seimbang adalah kunci untuk menciptakan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan produktif. Mengkonsumsi makanan bergizi merupakan fondasi utama dalam membentuk fisik dan kecerdasan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045,” tutu Tutik Kusuma Wardhani.

Ia juga menyoroti bahwa permasalahan gizi seperti stunting dan malnutrisi masih menjadi tantangan serius di Indonesia. Oleh karena itu, program MBG dinilai sebagai langkah konkret yang perlu didukung bersama.

“Kekurangan gizi atau stunting akan menghambat pertumbuhan fisik, perkembangan otak, serta kemampuan belajar anak. Hal ini tentu berdampak pada produktivitas dan daya saing mereka di masa depan. Komisi IX DPR RI sangat mendukung program ini sebagai solusi nyata,” tambahnya.

Selain aspek kesehatan, program MBG juga membawa dampak ekonomi yang signifikan. Dengan melibatkan petani, nelayan, peternak, serta pelaku UMKM dalam rantai pasok pangan, program ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan membuka lapangan kerja baru.

Program MBG diharapkan tidak hanya mampu mengatasi persoalan gizi, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang berkelanjutan. Dengan pengawasan yang baik, transparansi, serta keterlibatan masyarakat, program ini diyakini dapat memberikan manfaat luas bagi seluruh lapisan masyarakat.

 

 

    Terbaru

    Terkait