Jakarta - Atlet panjat tebing Indonesia, Veddriq Leonardo, gagal merebut medali emas di Piala Dunia 2022 seri Jakarta, Sabtu (24/9/2022). Dia hanya mampu menembus babak semifinal.
Meski demikian, hasil itu sudah cukup buat Veddriq Leonardo mempertahankan gelar juara dunia panjat tebing nomor speed.
Dengan hasil seri Jakarta, Veddriq mendapatkan tambahan 545 poin. Secara total, atlet 25 tahun itu mengoleksi 4.455 poin di klasemen umum.
Veddriq mengalahkan kompatriotnya, Kiromal Katibin. Hasil sebagai runner up di Jakarta tetap tak mampu membuat Katibin mengalahkan Veddriq.
Dengan tambahan 805 poin, Katibin tetap berada di posisi kedua dengan mengemas 4.080 poin.
Sepanjang musim 2022, Veddriq tercatat memenangi dua dari tujuh putaran IFSC World Cup 2022. Masing-masing di Seoul, Korea Selatan pada 6-8 Mei dan Salt Lake City, Amerika Serikat (AS) pada 27-29 Mei.
Selebihnya, dia menempati posisi ketiga di Salt Lake City (20–22 Mei), keempat di Vilars, Swiss (30 Juni-2 Juli) dan Chamonix, Prancis (8-10Juli), dan kelima di Jakarta, hari ini. Sedangkan di Edinburgh, Skotlandia (9-11 September), dia absen.
Prestasi ini membuat Veddriq semakin termotivasi untuk menatap kualifikasi Olimpiade Paris 2024.
"Saya sangat senang karena mendapat gelar juara overall dan Indonesia mendapat satu emas dan satu perak di nomor speed di Jakarta," kata Veddriq, seperti dikuti pdari Antaranews.
"Pencapaian ini membangun optimisme tim panjat tebing Indonesia untuk menyongsong Olimpiade Paris 2024. Tahun depan, kami akan melakukan kualifikasi dan kami mohon doa, dukungan masyarakat Indonesia agar bisa sampai Olimpiade Paris nanti,"lanjutnya.
Hasil ini merupakan ulangan pada tahun 2021 lalu. Veddriq dinobatkan sebagai juara dunia panjat tebing nomor speed 2021 setelah mengemas 200 poin.
Saat itu, dia juga mengalahkan Katibin yang harus puas menjadi runner-up dengan mengoleksi 145 poin.