Unai Simon dan Pau Cubarsi saat merayakan kemenangan Spanyol. (Foto: Jae C. Hong)

Membedah Rahasia Pertahanan Kokoh Spanyol Sepanjang Piala Dunia 2026

Sportify.id - Di tengah turnamen Piala Dunia 2026 yang dikenal produktif dengan banyak gol, Timnas Spanyol tampil sebagai anomali dengan catatan pertahanan yang nyaris sempurna. Sepanjang perjalanan hingga final, La Furia Roja baru satu kali kebobolan dari tujuh pertandingan yang dilakoni, sebuah pencapaian yang jarang ditemui di level turnamen sebesar Piala Dunia.

Fondasi ketangguhan ini tidak lepas dari filosofi permainan yang diterapkan pelatih Luis de la Fuente. Berbeda dengan era tiki-taka 2010 yang lebih menonjolkan dominasi serangan, kejayaan Spanyol di edisi 2026 justru bertumpu pada keseimbangan antara penguasaan bola dan disiplin bertahan.

Rata-rata penguasaan bola Spanyol tercatat sebagai yang tertinggi di antara semua tim peserta, sebuah pendekatan yang secara struktural membatasi ruang tembak lawan.

Di jantung pertahanan, duet bek tengah muda Pau Cubarsi dan Aymeric Laporte menjadi sorotan utama. Cubarsi, yang masih berusia belia, tampil matang dengan tingkat akurasi umpan yang tinggi sekaligus mampu memutus banyak serangan lawan. Peran gelandang jangkar Rodri turut menjadi kunci, berfungsi sebagai lapis pertama pertahanan sekaligus pengatur tempo permainan tim.

Sosok lain yang tidak kalah penting adalah kiper Unai Simon. Sepanjang turnamen, ia sempat mencatatkan rentetan clean sheet lebih dari 500 menit tanpa kebobolan, memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang legenda kiper Italia, Walter Zenga.

Pencapaian tersebut turut membuat Spanyol tercatat sebagai satu-satunya tim yang mampu mempertahankan gawangnya tanpa kebobolan dalam enam pertandingan Piala Dunia secara beruntun.

Menurut pengamat sepak bola asal Spanyol, Guillem Balague, kekuatan lini belakang timnya terletak pada mentalitas bertahan secara kolektif yang melibatkan banyak pemain, bukan sekadar mengandalkan kualitas individu. Pendekatan ini membuat Spanyol relatif sulit ditembus meski menghadapi berbagai gaya permainan lawan, mulai dari tim yang bertahan rapat hingga yang bermain terbuka seperti Belgia di perempat final.

Rekor pertahanan ini menjadi satu-satunya yang paling solid di Piala Dunia 2026, sekaligus menegaskan bahwa kekuatan Spanyol saat ini tidak hanya bertumpu pada kreativitas lini depan, tetapi juga soliditas di seluruh lini permainan.

 

    Terbaru

    Terkait