Striker Bali United Jens Raven. (Foto: Bali United)

Pembuktian Bali United di 4 Pekan Terakhir, Tim Papan Atas yang Saat Ini Hanya Menghiasi Papan Tengah

Sportify.id - Tren positif terus didapat Bali United FC yang semakin tancap gas disisa laga BRI Super League musim ini 2025/2026. Skuad Serdadu Tridatu sukses mencatatkan tiga kemenangan beruntun setelah sukses mengalahkan PSM Makassar dengan skor 2-0.

Rentetan hasil positif ini tidak didapat begitu saja, sentuhan kehadiran Johnny Jansen dari Eredivisie ke Indonesia memberikan ancaman serius pada perhelatan Super League musim ini. Sayangnya Bali United seperti telat panas dimusim ini.

Ricky Fajrin cs justru hanya berada di papan tengah hingga pekan ke-30. Pasukan Serdadu Tridatu di awal kompetisi seakan belum menemukan ritme permainan terbaik dari sang juru racik asal Belanda tersebut.

Hasil imbang dan kekalahan yang tidak wajar seakan menjadi bahan bagi para suporter dan netizen untuk mencaci maki dan bahkan meminta sang nahkoda untuk undur diri.

Pelan namun pasti, permainan Bali United mulai ada arah dan kepastian dalam mencetak gol. Kehadiran Teppei Yachida dan Diego Campos di putaran kedua seakan melengkapi puzzle yang hilang karena beberapa pemain asing di putaran pertama terkena badai cedera.

Menanggapi situasi yang terjadi, pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen pun tak sungkan untuk memberikan respons terkait dirinya di klub jawara dua kali di kompetisi Indonesia ini.

"Saya senang dengan situasi itu karena saya ingin membentuk tim ini untuk terus berproses menjadi yang terbaik secara bertahap. Saya ingin mendorong pemain untuk berkembang, untuk itu saya mempelajari tipikal permainan sepak bola di Indonesia secara mendalam," ungkap Coach Johnny. 

Diperkenalkan sejak bulan Mei tahun lalu, Johnny Jansen terus mempelajari budaya, sistem dan situasi yang sering terjadi dalam kompetisi di sepak bola Indonesia. 

Meski dia menyadari bahwa proses yang dilakukan membutuhkan waktu bagi pecinta sepak bola yang mulai lapar dan haus akan kemenangan memukau bagi tim yang dicinta. 

"Saya menyadari banyak suporter ingin timnya sukses, ingin timnya meraih kemenangan. Kami selalu berusaha memberikan yang terbaik dari latihan hingga di pertandingan dan proses itu mulai tumbuh perlahan untuk menjadi yang terbaik. Kembali lagi, saya menyukai setiap proses itu untuk menjadi lebih baik," jelas Coach Johnny. 

Pelan-pelan sistem taktikal yang dibawanya dari Eredivisie mulai dipahami oleh setiap pion-pion pejuang dari Serdadu Tridatu. 

Juru masak Johnny Jansen seakan mulai menyajikan masakan yang mulai digemari oleh para konsumen yang mulai dilegakan dan dikenyangkan oleh gaya permainan Serdadu Tridatu di beberapa pekan terakhir ini. 

Kini, Bali United berada di posisi ke-7 dengan 45 poin dari 12 kemenangan, 9 hasil imbang dan 9 kekalahan dari 30 pekan pertandingan yang telah dilalui. Tersisa 4 pekan kedepan menjadi pembuktian Johnny Jansen dalam menutup kompetisi musim ini bersama Bali United. 

 

    Terbaru

    Terkait