Tim Bola Voli Putri Indonesia berhasil melangkah ke final setelah dalam partai semifinal mengalahkan Timnas Bola Voli Putri China Taipei dalam pertandingan yang ketat lima set dengan skor 3-2 (22-25, 26-24, 22-25, 25-20, 15-12) dalam laga yang berlangsung di GOR Tri Dharma Gresik, Sabtu (24/6/2023).
Dengan hasil ini maka tuan rumah Indonesia akan menghadapi Vietnam di babak final Kejuaraan Bola Voli Putri AVC Challenge Cup 2023, Vietnam sendiri melangkah ke final usai menang dari India dengan skor 3-0 (25-17, 25-18, 25-21) pada laga semifinal.
Di hadapan sekitar 4.000 penonton yang memadati GOR milik Petrokimia Gresik itu, Megawati Hangesti Pratiwi dkk tampil luar biasa kendati China Taipei memberikan perlawanan yang sangat baik.
China Taipei berhasil unggul di set pertama dengan memimpin perolehan skor walau Indonesia berusaha untuk memperbaiki keadaan dengan mencoba mengejar skor namun China Taipei tetap unggul dan Indonesia mengakui keunggulan lawan dan kalah 22-25.
Set kedua berlangsung ketat dan saling kejar-mengejar angka, tetapi tuan rumah beruntung bisa mengambil dua angka terakhir saat terjadi deuce untuk menang 26-24.
Permainan Indonesia makin solid saat memasuki set ketiga dan sempat unggul jauh 12-6. Namun, China Taipei berusaha mengejar dengan memperbaiki pertahanan dan serangan hingga berhasil memangkas defisit angka.
Kondisi ini membuat Wilda dkk sering melakukan kesalahan receive dan serangannya juga mudah dipatahkan lawan. China Taipei akhirnya bisa menyelesaikan set ketiga dan menang 25-22 untuk memimpin 2-1.
Tuan rumah berada di bawah tekanan dan harus mengambil set keempat agar tidak kehilangan peluang ke final. Beruntung permainan timnas membaik dan Megawati menjadi motor serangan dengan smes-smes tajamnya. Indonesia menang 25-20 dan memaksa dimainkan set kelima.
Pada set penentuan ini, permainan timnas justru makin solid. Megawati tetap jadi tumpuan dalam memburu angka saat memimpin rekan-rekannya unggul 7-4. Akan tetapi, China Taipei tidak menyerah dan memberi perlawanan untuk mengecilkan ketinggalan menjadi 6-7.
Timnas Bola Voli Putri China Taipei berusaha untuk membalikkan skor namun tidak berhasil karena Indonesia selalu bisa meraih poin hingga unggul jauh 14-10 dan akhirnya menutup laga dengan skor 15-12.
Megawati benar-benar menjadi motor serangan yang sulit dimatikan pemain-pemain Taiwan. Pada set penentuan ini, Megawati mencetak tujuh angka dari keseluruhan 39 angka yang dihasilkan untuk timnya.
Pelatih kepala Alim Suseno bersyukur timnya bisa kefinal berkat dukungan dari masyarakat Indonesia. Alim mengakui ketegangan sedikit menyelimuti anak asuhnya sebelum pertandingan karena ada tekanan harus menang untuk menuju partai puncak. Situasi itu terlihat saat laga set pertama dengan buruknya penerimaan bola servis pada menit-menit awal.
“Syukur alhamdulillah berkat doa dan dukungan masyarakat Indonesia, kami bisa lolos ke babak final,” kata pelatih timnas Indonesia, Alim Suseno usai pertandingan.
Lebih lanjut, Alim Suseno menyebut timnya seharusnya bisa menang lebih cepat jika set ketiga bermain lebih tenang.
“Sudah unggul enam angka, tapi bisa dikejar dan malah berbalik ketinggalan. Main kurang tenang dan saat menyerang malah gagal dapat poin,” katanya.
Spiker Timnas Indonesia Ratri Wulandari menambahkan ada beberapa kesalahan yang harus diminimalkan rekan-rekannya saat berlaga di partai final.
“Terutama receive. Beberapa kali receive kami tidak jalan dengan baik,” ujar Ratri
Sementara Kapten Timnas China Taipei menilai permainan Megawati Hangestri yang di timnas Indonesia mengenakan kostum nomor 3 sangat bagus.
“Pemain Indonesia nomor 3 memang bagus dan sulit dihentikan, kami sudah berupaya meredamnya,” kata Chen Tzu Ya.
Dia mengaku cukup senang dengan atmosfir suporter yang mendukung tuan rumah dan timnya juga tidak merasa terganggu dengan teriakkan mereka. “Kami malah senang, mereka fans kami juga,” imbuhnya.