Sportify.id - Tim putra Kalimantan Barat (Kalbar) dan Jawa Timur (Jatim) memastikan lolos ke babak final Kejuaraan Bolavoli Piala Kapolri 2023, usai kedua tim di semifinal mengalahkan lawan-lawannya, Kamis (31/8/2023).
Bertarung di hadapan sekitar 4.000 penonton yang memadati GOR Pangsuma Pontianak, tuan rumah Kalbar mengalahkan Sumatra Selatan (Sumsel) dengan skor 3-0 (25-13, 25-13, 25-21). Sedangkan Jatim menyingkirkan Bali 3-1 (25-15, 22-25, 25-18, 25-19).
Hasil disemifinal ini menempatkan Tim voli putra Kalimantan Barat bertemu dengan Tim voli putra Jawa Timur di partai puncask Kejuaraan Bolavoli Piala Kapolri 2023.
Pada laga Kalbar dan Sumsel, benar-benar dikuasai tim tuan rumah dengan berhasil meraih kemenangan yang mulus tanpa memberi satu poinpun untuk lawan.
Bahkan di set pertama dan set kedua Tim Kalimanatan Barat berhasil meraih kemenangan dengan angka yang dominan 25-13 dan 25-13.
Set ketiga Sumatera Selatan mencoba mengimbangi permainan Kalimantan Barat tapi belum berhasil untuk meraih kemenangan sehingga tuan rumah kembali unggul dan memastikan kemenangan dengan skor 25-21.
Mesi meraqih kemenangan namun pelatih Kalbar, Reidel Alfonso Gonzalezt Toiran mengaku tidak puas, menurutnya performa timnya harus lebih ditingkatkan.
"Saya belum puas. Seharusnya bisa lebih baik lagi. Harapan saya bisa lebih baik lagi di final," ujar pelatih asal Kuba itu.
Sementara itu, Tim bola voli putra Jawa Timur memastikan langkahnya ke final setelah menyudahi perlawanan Tim Bali. Jawa Timur berhasil unggul 3-1 atas Bali.
Kedudukaqn sempat imbang 1-1 saat Bali berhasil memenangkan set kedua dengan 22-25, setelah sebelumnya Jawa Timur menang di set pertama dengan 25-15.
Set ketiga dan keemoat menjadi kilik Jawa Timur dengan meraih kemenangan 25-18 dan 25-19.
Pelatih Jatim, Iwan Dedi Setiawan mengatakan tim asuhannya terlena pada set kedua.
"Karena kemenangan set pertama begitu jauh skornya. Sehingga terlena," kata Iwan usai laga.
Sedangkan pelatih Bali, I Nyoman Sudiantarayana mengakui kalau set kedua timnya mengikuti instruksi darinya.
"Set ketiga kembali lagi seperti set pertama, tidak seperti yang saya instruksikan," kata I Nyoman Sudiantarayana.