Bung Towel saat menyampaikan keterangan ke wartawan

Bung Towel Laporkan Kasus Doxing yang Menyerang Keluarganya ke Polisi

Sportify.id - Pengamat sepakbola Nasional Tommy Welly atau akrab disapa bung Towel melaporkan akun-akun yang tidak bertanggung ke Polda Metro Jaya. Laporan ini ditunjukan kepada oknum-oknum netizen yang menyerang dan melakukan penghinaan ke dirinya dan keluarganya.

Bung Towel melaporkan kasus doxing dan penghinaan kepada dirinya dan keluarganya di SPKT Polda Metro Jaya, Jumat (17/1).

Setelah membuat laporan, Bung Towel yang ditemani manajernya langsung memberikan keterangan lebih lanjut didepan awak media. Ia mengungkapkan langkah ini dilakukan menyusul data pribadi keluarganya disebar oleh salah satu akun di media sosial.

"Urusan sepakbola harus tetap berjalan di koridor sepakbola. Tidak melenceng dan jadi liar tak terkendali dengan menyerang anak-anak dan keluarga," kata Bung Towel kepada wartawan.

Lebih lanjut Bung Towel menyebut jika tidak seharusnya kritik tajam yang ia lontarkan kepada pelatih timnas Indonesia sebelumnya Shin Tae-yong dibalas dengan serangan dan hinaan yang tidak bertanggung jawab.

"Catatan kritis saya terhadap STY selama ini tidak sepatutnya direspon dengan tindakan doxing baik terhadap saya, anak-anak saya maupun pihak manapun yang kritis terhadap kepelatihan STY dan sepakbola Indonesia," jelasnya.

Anak Bung Towel juga jadi korban doxing oleh oknum netizen yang tidak bertanggung jawab. Bahkan, tempat anak Bung Towel sekolah juga tak luput dari serangan netizen

"Bahkan serangan lewat media sosial oleh netizen maupun buzzer sudah mengarah pada serangan pribadi melalui media sosial sekolah putri saya," ungkapnya.

Dengan serangan-serangan yang sudah mengarah ke ranah pribadi itulah yang membuat Bung Towel hingga membuat laporan. Inti laporan Bung Towel adalah dugaan tindak pidana (UU ITE) oleh oknum nitizen yang tidak bertanggung jawab.

Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, data pribadi Tommy Welly sempat dibocorkan ke publik oleh netizen yang mengaku dirinya hacker pada desember 2024 lalu.

    Terbaru

    Terkait