Sportify.id - FIFA ASEAN Cup 2026 membawa format baru dalam persaingan sepak bola Asia Tenggara yang kini diakui dunia. Turnamen yang berlangsung pada September hingga Oktober 2026 tersebut menjadi ajang bagi negara-negara kawasan untuk menunjukkan perkembangan sepak bola mereka dalam kompetisi resmi FIFA.
Premier Division diikuti delapan negara yang terbagi dalam dua grup. Grup A ditempati Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Bangladesh. Sementara Grup B dihuni Vietnam, Thailand, Filipina, serta Pakistan.
Indonesia mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah Premier Division. Pertandingan Grup A digelar di SUGBK, sedangkan Grup B dimainkan di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.
Format kompetisi membuat setiap pertandingan fase grup memiliki arti penting. Dua tim yang menjadi juara grup akan bertemu pada partai final yang dijadwalkan berlangsung 5 Oktober.
Bagi Indonesia, turnamen ini juga menjadi momentum untuk membangun kembali performa setelah sebelumnya menghadapi hasil kurang sesuai harapan pada Piala AFF 2026. Kehadiran John Herdman di kursi pelatih membuat turnamen tersebut menjadi bagian penting dari proses pembangunan tim.
Herdman sebelumnya menyampaikan ambisi untuk membawa Indonesia meraih trofi. Ia melihat FIFA ASEAN Cup sebagai kesempatan untuk menciptakan sejarah bersama skuad Garuda.
Di sisi lain, persaingan tidak hanya datang dari Indonesia. Thailand juga memasang target tinggi. Penyerang Thailand, Jude Soonsup-Bell, secara terbuka menyatakan keinginannya membawa Changsuek menjadi juara.
“Target utama Thailand di ASEAN Cup ini tentu menjadi juara. Saya akan melakukan segalanya untuk membantu tim ini mengangkat trofi juara tersebut,” ujar Soonsup-Bell di laman resmi FIFA, seperti dikutip Bola.net.
Soonsup-Bell juga melihat perkembangan sepak bola Asia Tenggara sebagai alasan pentingnya turnamen tersebut. Menurutnya, peningkatan kualitas kompetisi kawasan dapat membantu sepak bola ASEAN berkembang lebih jauh.
Persaingan pun dipastikan tidak hanya berpusat pada Indonesia. Thailand, Vietnam, Filipina, Malaysia, Singapura, dan Bangladesh mempunyai agenda masing-masing untuk mencapai target di turnamen perdana tersebut.
FIFA ASEAN Cup 2026 akhirnya tidak sekadar menjadi kompetisi baru dalam kalender sepak bola kawasan. Turnamen ini juga menjadi ruang untuk melihat bagaimana negara-negara ASEAN mengembangkan sepak bola mereka dalam format kompetisi yang baru.