Sportify.id - Timnas Indonesia U-19 gagal melaju ke final setelah kalah dramatis dari Australia di babak semifinal. Meski kecewa, namun pelatih Garuda Muda, Nova Arianto menilai pertandingan melawan Australia memberikan pelajaran berharga bagi para pemain muda Indonesia.
Garuda Muda kalah tipis 0-1 dari Australia U-19 dalam laga yang berlangsung di Stadion Utama Sumatra Utara, Kamis (11/6) malam WIB. Gol tunggal yang terjadi dilaga ini dicetak oleh Marcus Neil dimenit ke-89’. Keunggulan bagi Australia bertahan hingga laga usai.
Kekalahan tersebut terasa menyakitkan karena Indonesia mampu memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan. Tim asuhan Nova Arianto bahkan sempat menjaga asa untuk membawa laga ke babak tambahan waktu.
Australia kesulitan menembus pertahanan disiplin yang diperagakan para pemain Indonesia. Namun, konsentrasi yang sempat terjaga hampir sepanjang laga akhirnya runtuh pada menit-menit akhir. Gol yang sempat dianulir oleh wasit karena offside tersebut namun ternyata dinyatakan sah oleh VAR.
Pelatih yang juga merupakan mantan bek Timnas Indonesia itu mengatakan bahwa level kompetisi internasional menuntut konsentrasi penuh selama 90 menit pertandingan. Sialnya, gawang Timnas Indonesia harus kemasukan gol dipenghujung babak kedua.
"Itulah sepak bola di level yang lebih tinggi, di level internasional. Kita tidak bisa kehilangan fokus sedikit saja. Saat kehilangan fokus sedikit saja, kita bisa kemasukan dan itu akan dihukum oleh tim lawan," buka Nova Arianto.
Pelatih berusia 46 tahun tersebut menyebut kekalahan dari Australia harus dijadikan bekal penting untuk perjalanan tim ke depan. Terlebih, skuad Garuda Muda masih memiliki agenda besar yang menanti dalam waktu dekat.
"Itu menjadi pelajaran yang baik buat para pemain, karena sebentar lagi kita akan bersiap menuju kualifikasi. Kita lihat nanti, semoga para pemain bisa mendapatkan banyak pelajaran dari pertandingan ini," pungkasnya.