Rafael Leao dan Luka Modric. (Foto: Pinterest)

Luka Modric Minta AC Milan Segera Bangkit, Derby kontra Inter Jadi Ujian Berikutnya

Sportify.id - Kekalahan 2-4 dari Bologna menjadi peringatan bagi AC Milan menjelang pertandingan penting melawan Inter Milan. Gelandang senior Luka Modric meminta rekan-rekannya segera memperbaiki performa setelah Rossoneri kehilangan catatan tidak terkalahkan di Serie A 2026/2027.

Milan menelan kekalahan pertama di liga musim ini ketika menjamu Bologna di Stadion San Siro, Kamis (29/10) dini hari WIB. Hasil tersebut mengakhiri catatan delapan pertandingan tanpa kekalahan yang sebelumnya berhasil dipertahankan tim.

Bologna tampil agresif sepanjang pertandingan. Samuel Mbangula menjadi sosok penting setelah mencetak hattrick, sementara Milan kesulitan mempertahankan intensitas permainan setelah turun minum. Tuan rumah sempat memberikan perlawanan, tetapi gagal menjaga momentum hingga pertandingan berakhir.

Modric menilai Milan tidak tampil sesuai harapan, khususnya dalam duel-duel penting pada babak kedua. Ia juga menyoroti bagaimana permainan tim menurun setelah Bologna mencetak gol melalui situasi bola mati.

“Ini kekalahan yang buruk dan kami tidak menduganya, terutama setelah babak pertama,” kata Modric seperti dikutip dari Sky Sport.

Ia secara terbuka mengakui bahwa Milan pantas kalah karena tidak mampu mempertahankan kualitas permainan. Sikap tersebut memperlihatkan bahwa tim perlu melakukan evaluasi menyeluruh, bukan sekadar mencari alasan atas hasil negatif.

Dengan hasil ini, Milan kini berada di peringkat kelima klasemen dengan koleksi 18 poin dari sembilan pertandingan. Posisi itu membuat pertandingan selanjutnya memiliki arti penting dalam upaya menjaga persaingan di papan atas.

Derby melawan Inter Milan pada Minggu mendatang menjadi kesempatan bagi Rossoneri untuk menunjukkan respons. Menghadapi rival sekota, Milan membutuhkan organisasi permainan yang lebih solid, konsentrasi sepanjang laga, dan kemampuan memenangi duel di lini tengah.

Modric berharap timnya tidak larut dalam kekecewaan. Kekalahan memang dapat memengaruhi kepercayaan diri, tetapi respons dalam pertandingan berikutnya akan menunjukkan kemampuan skuad mengatasi tekanan.

Dari sisi taktik, Milan perlu memperbaiki transisi pertahanan dan menjaga intensitas setelah jeda. Kelemahan yang muncul ketika melawan Bologna tidak boleh kembali terulang, terutama saat menghadapi lawan dengan kualitas serangan yang mampu memanfaatkan ruang.

Bagi Modric dan rekan-rekannya, derby bukan sekadar pertandingan untuk memperebutkan hasil positif. Laga tersebut juga menjadi kesempatan memulihkan kepercayaan pendukung sekaligus membuktikan bahwa Milan masih mampu bersaing di papan atas Serie A.

 

    Terbaru

    Terkait