Sportify.id - Ruud Van Nistelrooy ungkap rasa kecewa setelah meninggalkan Manchester United. Setelah kedatangan pelatih baru Setan Merah Ruben Amorim, Nistelrooy terpaksa harus pergi dari Old Trafford.
Legenda Manchester United itu sebelumnya ditunjuk menjadi pelatih Setan Merah setelah pemecatan Erick Ten Haag. Nistelrooy memang hanya ditunjuk manajemen klub untuk memimpin Setan Merah sementara saja sebelum kedatangan pelatih baru.
Mantan striker legendaris ini sempat kembali ke Old Trafford sebagai asisten Erik ten Hag pada musim panas lalu. Ia juga sempat menjadi pelatih interim dalam empat pertandingan setelah pemecatan Ten Hag pada Oktober.
Nistelrooy memang punya kedekatan yang spesial dengan setan merah karena ia pernah menikmati karier gemilang bersama United sebagai pemain. Dengan kedekatannya bersama klub ini, ia mengaku kecewa karena periode keduanya di klub harus berakhir lebih cepat.
"Saat saya mengambil tugas interim, saya berkata bahwa saya di sini untuk membantu United, dan saya sungguh-sungguh dengan itu," ucapnya.
Lebih lanjut Nistelrooy mengungkapkan jika kepergiannya dari Old Trafford adalah sesuatu yang cukup menyakitkan bagi dirinya.
"Saya sangat kecewa, tentu saja, dan itu menyakitkan harus pergi. Satu-satunya pekerjaan yang akan saya terima sebagai asisten adalah di United karena ikatan yang saya miliki dengan orang-orang di klub dan para penggemar." tambahnya.
Meski kecewa, Van Nistelrooy memahami keputusan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa percakapannya dengan Amorim berlangsung dengan saling menghormati.
"Saya berbicara dengan Ruben, dan pembicaraan itu penuh rasa syukur, dari hati ke hati, pelatih ke pelatih, dan itu membantu saya untuk move on," ujarnya.
Setelah dua minggu meninggalkan Old Trafford. Pria berusia 48 tahun ini resmi ditunjuk sebagai manajer baru Leicester City. Van Nistelrooy menandatangani kontrak hingga 2027 dan siap memulai babak baru di King Power Stadium.