Sportify.id - Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) ajak pemuda untuk memulai bisnis sejak usia muda. Kegiatan ini merupakan kolaborasi Kemenpora dengan Yayasan Indonesia Prima Bangsa (IPBF) untuk melahirkan para pemuda yang handal dalam berbisnis.
Seminar bertajuk “Menciptakan Bisnis Melalui Kolaborasi Pentahelix Biar Cuan” ini diselenggarakan di Mantra Space, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Jumat, 27 Desember 2024.
Dalam acara yang di inisiasi oleh Yayasan Indonesia Prima Bangsa (IPBF) ini juga turut dihadiri oleh beberapa stakeholder yang memang berada di bidang kepemudaan.
Kolaborasi yang efektif saat ini merupakan buah kerjasama Pentahelix yang didalamnya terdapat 5 unsur utama yakni pemerintah, dunia usaha, media, akademisi, dan juga komunitas yang mewakili masyarakat.
Perwakilan Kemenpora yang diwakili Asdep Kepemimpinan Pemuda, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) Andi Susanto menyebut jika Pentahelix merupakan wujud nyata dari beberapa elemen yang saling bersinergi.
“Pentahelix itu yang pertama dari unsur pemerintah, badan usaha, akademisi, dan yang keempat dari para komunitas atau organisasi kepemudaan serta yang terakhir dari media massa.” Ujar Andi Susanto dalam seminar Pentahelix Collaboration.
Kolaborasi ini tentu diharapkan bisa membawa dampak yang signifikan dalam pelayanan kepemudaan kepada para pemuda kita dengan dukungan para stakeholder dalam lingkup pentahelix.
“Kegiatan ini juga bisa memberikan insight baru kepada para pemuda kita agar mereka bisa saling bersinergi dari berbagai stakeholder dalam program kerja termasuk pengembangan bisnis, rencana bisnis, ekspansi bisnis, hingga bisa meningkatkan lapangan kerja itu sendiri yang digawangi oleh para pemuda kita” tambahnya.
Tentunya pemuda sebagai agen perubahan mereka dituntut lebih aware dengan perubahan dilingkungannya untuk bisa memberikan dampak-dampak positif bagi dirinya maupun untuk lingkungannya.
“Secara keseluruhan mereka juga akan memberikan dampak yang positif juga bagi perkembangan kepemudaan kita dimasa sekarang maupun dimasa yang akan datang dalam menyongsong Indonesia emas 2045” harap Andi Susanto.
Lebih lanjut, Raden Isnanta juga mengharapkan agar para pemuda yang hadir dalam seminar ini nantinya bisa mendapatkan jejaring baru antar sesama peserta sehingga ini bisa menjadi modal bagi mereka dalam mengembangkan bisnisnya masing-masing.
“Pengembangan bisnis yang digawangi oleh para pemuda tentu akan memerlukan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan termasuk didalam layanan kepemudaan, nantinya mereka diharapakan bisa memberikan kontribusi didalam perekonomian baik di tingkat provinsi dan juga pastinya hingga ke tingkat nasional” lanjutnya.
Kegiatan seminar ini bertujuan agar dapat memunculkan bibit-bibit sebagai pebisnis handal diusia muda.
“Banyak pebisnis muda yang saat ini sudah mulai berkiprah ditingkat nasional maupun internasional, dari kegiatan seperti inilah kita berharap bisa terus melahirkan pebisnis handal disaat usianya masih muda,” pungkasnya.
Pentahelix ini merupakan salah satu strategi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga dalam berkolaborasi dan bersinergi dengan para pemangku kepentingan lainnya untuk memberikan layanan kepemudaan
Peserta yang menghadiri acara seminar kepemudaan ini diikuti kurang lebih sekitar 100-an orang yang kebanyakan merupakan para mahasiswa yang berasal dari wilayah Jabodetabek.