Sportify.id - Manajemen Arema FC telah sepakat untuk mempersembahkan gelar juara Piala Presiden 2024 ini untuk korban tragedy Kanjuruhan. Tragedi Kanjuruhan adalah peristiwa yang tidak akan terlupakan dari sepak bola Indonesia khususnya Arema.
Tragedi Kanjuruhan adalah peristiwa berdarah yang menelan korban jiwa hingga 135 orang dan ratusan lainnya luka-luka. Kejadian ini terjadi pada bulan oktober tahun 2022 silam.
"Kami ingin mempersembahkan gelar juara ini kepada seluruh keluarga korban Tragedi Kanjuruhan," ujar General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi.
"Doa dan dukungan mereka selalu menyertai kami dalam setiap pertandingan," sambungnya.
Lebih lanjut, sebagai bentuk rasa syukur mereka, manajemen Arema FC berencana menyumbangkan 13,5% dari total hadiah kepada keluarga 135 korban jiwa tragedi Kanjuruhan.
“Agar tidak menjadi fitnah, maka masing-masing keluarga korban akan mendapatkan Rp5 juta," ujar Inal.
"Kami sadar bahwa materi tidak dapat mengganti nyawa, namun kami ingin berbagi kebahagiaan ini dengan para keluarga korban," tambahnya.
Arema FC memastikan gelar juara Piala Presiden 2024 setelah mengandaskan perlawanan Borneo FC lewat babak adu penalti 5-4. Sebelumnya kedua tim hanya bermain imbang 1-1 diwaktu normal.
Gelar juara ini sekaligus mengkokohkan Arema FC sebagai tim tersukses di Piala Presiden. Sejauh ini Singo Edan mempunyai koleksi 4 gelar Piala Presiden