Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI)

Pengamat Sepak Bola: Kuota 8 Pemain Asing di Liga 1 Harus Dari Dasar yang Jelas!

Sportify.id - Pengamat sepakbola nasional Tommy Welly atau akrab disapa bung Towel coba mengkritisi kuota pemain asing jelang bergulirnya Liga 1. Bung Towel menyebut jika penetapan jumlah pemain asing tersebut harus dari dasar yang jelas.

PSSI telah memutuskan jika setiap klub di Liga 1 boleh mendaftarkan maksimal 8 pemain asing untuk musim 2024/2025. Keputusan ini pun membuat pro dan kontra di sepakbola.

Dalam acara podcast DiTowel bersama host Yusuf Ibrahim, Bung Towel coba menyampaikan keresahannya dalam penetapan 8 pemain asing tersebut.

“Memutuskan regulasi 4,6, atau 8 pemain asing dasarnya apa? tidak pernah terungkap, kita sebagai publik sepakbola termasuk saya kan ingin dicerdaskan,” ucap Bung Towel dalam kanal Youtube Sportify Indonesia.

Sebagai mantan pengurus PSSI, Bung Towel juga menyebut jika direktur teknik mempunyai peranan penting dalam hal ini.

“Karena dengan bagaimanapun liga itu dibentuk untuk kepentingan tim nasional, maka direktur teknik harus dilibatkan dalam hal ini” lanjut bung Towel.

Lebih lanjut, Bung Towel juga mengungkapkan jika dalam proses kedatangan pemain asing itu juga bisa saja terjadi kenakalan.

“Ada kasus begini, ada pemain dari wilayah Brazil minimal harus main di Liga 3 atau Serie C tapi ternyata cuma main di Liga 4 atau Serie D, ternyata dipindahkanlah oleh klub dalam jarak hitungan minggu, jadi ada semacam permainan administratiflah begitu” imbuhnya.

Secara terpisah, keresahan Bung Towel ternyata senada dengan apa yang disampaikan Fouder Football Institute Budi Setiawan.

Budi Setiawan juga buka suara terkait dengan jumlah kuota pemain asing di Liga 1 musim depan.

Dirinya berharap jangan sampai Liga 1 nantinya hanya menjadi tempat buangan bagi para pemain asing yang sudah tak layak bermain.

 

"Jangan sampai Liga 1 hanya menjadi tempat 'sampah' bagi pemain yang sudah masuk usia uzur atau sudah tidak diminati klub-klub," tutur Budi dikutip dari detikSport

Budi mengindikasi ada beberapa pemain asing tidak meyakinkan secara kualitas. Salah satu contohnya adalah Alan Bernardon yang diretur PSS Sleman.

Bernardon sebenarnya bermain untuk Cascavel-PR, klub Serie D Brasil sebelum bergabung PSS Sleman dalam satu musim kompetisi 2023/2024. Dia tercatat hanya bermain 180 menit atau dua kali penampilan di Cascavel PR

"Jika pemain dengan statistik seperti ini bisa bermain di Liga 1, lalu transfer knowledge apa yang mau diberikan kepada Liga 1? Bukankah lebih baik memberikan kesempatan kepada pemain lokal?" imbuhnya.

Terkait penggunaan pemain asing, lanjut Budi, idealnya verifikasi pemain asing bukan hanya berdasarkan strata liga dan negara yang berlaku umum, tetapi juga minutes of played pemain asing tersebut. Tujuannya, menjaga kualitas pemain asing yang masuk ke Indonesia sehingga peningkatan kualitas Liga 1 bisa terwujud.

 

    Terbaru

    Terkait