Duel Inggris menghadapi Argentina di Piala Dunia 2026. (Foto: Lynne Sladky).

Rivalitas Panjang Inggris vs Argentina di Piala Dunia: Dari Gol Tangan Tuhan Maradona hingga Sihir Kaki Kiri Lionel Messi

Sportify.id - Rivalitas antara Inggris dan Argentina merupakan salah satu kisah paling dramatis dalam sejarah Piala Dunia. Pertemuan keduanya di semifinal Piala Dunia 2026 menjadi babak keenam dari duel panjang yang telah berlangsung sejak enam dekade lalu. Kedua negara ini selalu menyajikan laga penuh drama sepanjang ketika saling bentrok di Piala Dunia.

Duel pertama kedua negara di Piala Dunia terjadi pada 2 Juni 1962 dalam fase grup, saat Inggris menang telak 3-1 dengan diperkuat legenda seperti Sir Bobby Charlton dan Bobby Moore. Empat tahun berselang, pada Piala Dunia 1966 di kandang sendiri, Inggris kembali unggul lewat gol tunggal Sir Geoff Hurst di menit ke-78 pada babak perempat final, sebuah kemenangan yang mengantarkan Inggris hingga akhirnya keluar sebagai juara dunia edisi tersebut.

Pertemuan paling ikonik dan penuh kontroversi terjadi pada perempat final Piala Dunia 1986 di Meksiko. Diperkuat Diego Maradona, Argentina menang 2-1 meski skuad Inggris kala itu dihuni sejumlah bintang seperti Bryan Robson dan Gary Lineker.

Dua gol Maradona pada menit 51 dan 55 menjadi sorotan dunia, terutama gol pertamanya yang dikenal sebagai "Gol Tangan Tuhan" karena diduga kuat dicetak menggunakan tangan, bukan kepala, sebuah kontroversi yang hingga kini masih diperbincangkan dalam sejarah sepak bola dunia.

Kedua tim kembali berjumpa di babak 16 besar Piala Dunia 1998 dan bermain imbang 2-2 hingga extra time, sebelum Argentina keluar sebagai pemenang lewat adu penalti dengan skor 4-3.

Empat tahun setelahnya, pada Piala Dunia 2002, giliran Inggris yang membalas lewat kemenangan 1-0 di fase grup berkat gol penalti David Beckham, sekaligus memastikan Argentina tersingkir lebih awal dari turnamen.

Dengan hasil kemenangan Argentina 2-1 di semifinal Piala Dunia 2026, catatan pertemuan kedua tim di ajang Piala Dunia kini menjadi tiga kemenangan Inggris berbanding tiga kemenangan Argentina, menciptakan keseimbangan baru dalam sejarah rivalitas keduanya.

Secara keseluruhan di seluruh kompetisi, Inggris masih unggul dengan enam kemenangan dari 13 pertemuan, sementara Argentina mengoleksi tiga kemenangan dan sisanya berakhir imbang.

Kemenangan terbaru ini turut mengantarkan Argentina ke final Piala Dunia 2026 untuk menantang Spanyol di New Jersey pada 19 Juli 2026, sekaligus memperpanjang catatan tim asuhan Lionel Scaloni sebagai salah satu kekuatan paling konsisten di panggung sepak bola dunia di beberapa edisi Piala Dunia terakhir.

 

    Terbaru

    Terkait